Sabtu, 18 Januari 2020 |
Hukum

Tak Bayar Pajak Kendaraan Kena Tilang,? Ini Jawaban Heru Sutopo, Dirlantas Polda Jambi

Selasa, 03 Desember 2019 22:31:40 wib
JAMBIDAILY HUKUM - Masyarakat para pengguna dan pengendara jalan raya banyak yang bertanya-tanya kenapa ketika pajak kendaraan bermotor yang dimiliki 'mati' atau tak berlaku karena belum bayar pajak, kok kena tilang polisi,?

Terkait adanya pertanyaan itu, Direktur Lalu Lintas Polda Jambi AKBP Heru Sutopo SIK mengatakan bahwa pajak kendaraan bermotor tersebut dibayarkan setiap tahun dan ada juga 5 tahun sekali.

"yang di permasalahkan bukan karena pajaknya mati, akan tetapi dalam Undang-undang Lalu Lintas disebutkan bahwa sah nya Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) itu karena diteliti setiap tahunnya atau 5 tahun sekali," sebutnya (Selasa, 03/11/2019) pada awak media diruang kerjanya.

"Artinya ketika pengesahan itu tidak dilakukan oleh pemilik kendaraan maka kendaraan tersebut tidak membayar pajak kendaraan, jadi yang kita tilang itu bukan karena pajaknya mati, akan tetapi tidak melakukan pengesahan STNK tersebut," lanjut Dirlantas.

Ditambahkan Dir Lantas Polda Jambi AKBP Heru Sutopo SIK, salah satu cara untuk mengesahkan STNK dengan membayar pajak dan membayar iuran wajib jasa Raharja. Ketentuan untuk pengesahan STNK dengan membayar pajak kendaraan tersebut tertuang pada pasal 288 ayat 1 Undang-undang Lalu Lintas.

"Kita juga dari Direktorat Lalu Lintas terus menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan raya untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, dengan tidak bermain handphone pada saat berkendara, tidak menerobos lampu merah, menggunakan helm, dan taat dalam membayar pajak kendaraan serta jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas," tutup AKBP Heru Sutopo SIK. (Syah/Hen)

KOMENTAR DISQUS :

Top