Rabu, 22 November 2017 |
Wisata & Budaya

Telaga Biru Diujung Merangin Yang Bikin Takjub

Selasa, 08 Maret 2016 07:04:40 wib
Telaga Biru di Merangin

JAMBIDAILY WISATA-Bumi Merangin, sungguh wilayah yang dianugerahi kekayaan keindahan alam yang luar biasa.

Berbagai pesona alam, seakan tak ada habisnya untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata di Provinsi Jambi.

Seperti keberadaan Telaga Biru Takjuk, di kawasan Hutan Produksi Lainnya (HPL) yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Desa Tanjung Alam Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin.

Munculnya destinasi wisata yang bikin takjub di Merangin itu, akibat letusan vulkanik gunung merapi yang membentuk sebuah kawah yang berdiameter setengah lapangan Bola, dengan pesona keindahan alam yang masih asri dan anggun.

Danau Telaga Biru, seolah memberikan kedamaian saat berada di kawasan tersebut, lelahnya perjalanan panjang yang ditempuh dengan 2 jam berjalan kaki terbayar sudah, saat mata kita di manjakan kesejukan alam dan kejernihan air Telaga Biru sehingga menembus benda yang berada di dalam telaga yang dapat di lihat dengan mata telanjang.

Berada di ketinggian lebih kurang 2000 mdpl, dengan melewati hutan berlumut yang sangat bersahabat dan asri, sehingga terus memberikan kedamaian saat berada di tengah HPL tersebut.

Curamnya lintasan yang di lewati para penjelajah alam tropis Merangin, semakin memberikan tantangan tersendiri untuk terus melewati lintasan tersebut, dengan harapan dapat menikmati indahnya pesona alam Merangin Danau Telaga Biru.

"Saya sudah lama berkeinginan mengunjungi danau ini, apapun tantangannya akan saya tempuh, agar saya sampai disana," ungkap Bupati Merangin Al Haris saat berjalan mengarungi lintas alam HPL Merangin.

Menariknya lagi, danau tersebut merupakan hasil letusan gunung merapi karena tidak terdapat biota yang berkembang biak di dalam telaga indah yang tak tertandingi tersebut.

Selain Danau telaga Biru tersebut, masih ada lagi kawasan indah lainnya, yang dapat di tempuh dengan berjalan kaki, Danau Kaca dan Danau Mabuk yang tidak kalah indahnya.

Namun keterbatasan waktu ditambah kondisi alam yang mulai berkabut sehingga memaksa para petualang alam Merangin tersebut untuk berputar arah dan kembali lagi di lain waktu untuk menjajal hutan lumut Merangin.

"Kalau keindahannya susah di ungkapkan, dan selain ini masih banyak lagi yang tidak kalah indahnya,"kata H Al Haris baru ini.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top