Selasa, 19 Juni 2018 |
Politik

Terima 20 Laporan, Ini Pernyataan Panwaslu Batanghari

Senin, 28 Desember 2015 10:22:08 wib
Panwaslu

JAMBIDAILY POLITIK-Meski menerima 20 laporan pelanggaran Pilkada 2015, namun Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Batanghari menyatakan tak satupun laporan tersebut memenuhi unsur pelanggaran Pilkada.

"Setelah kita lakukan pengkajian lebih dalam, bahwa tidak satupun laporan tersebut memenuhi unsur pelanggaran pilkada, maupun unsur Pidana,"tegas Ketua Panwaslu Batanghari Lukman, baru ini.

Dari laporan yang masuk, objek pelanggaran yang kami terima dari pelapor, terkait dugaan money politik, dugaan keterlibatan PNS dan perangkat desa, dugaan pengelembungan suara serta dugaan pelanggaran yang menyeret pihak penyelenggara disetiap tingkatan.

Namun laporan tersebut beragam, ada yang identitas tidak jelas, ada yang objek tuduhannya tidak dijelaskan secara rinci.

"Tidak mungkinkan, kita proses laporan yang tidak jelas sumbernya dan banyaklah, katanya-katanya,"jelas Lukman atas Keputusan Panwas tersebut.

Sebelumnya, Kelompok yang menamakan dirinya Masyarakat Batanghari Menuntut keadilan, menuntut Panwaslu memproses laporan dugaan pelanggaran Pilkada.

Sekedar mengingatkan, Hasil Pilkada Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi resmi digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK), dari Paslon Sinwan-Arzanil kepada Paslon Pemenang  Syahirsah-Sofia.

Sebagaimana dirilis sejumlah media, gugatan yang dipercayakan kepada DPP PDIP itu, karena terjadi selisih suara 1.914, dan tim Sinwan-Arzanil menemukan sejumlah pelanggaran.

"Yang jelas, bukti-bukti pelanggaran telah kita serahkan, untuk bahan gugatan yang dilaksanakan pengacara yang ditunjuk,"ungkap Direktur Media Center pasangan Sinwan-Arzanil, Zamhariro, terkait gugatan yang didaftarkan pada ke MK tersebut.(jambidaily.com/RED)

KOMENTAR DISQUS :

Top