Senin, 10 Desember 2018 |
Hukum

Terkait Selundupan Miras Kelas Import, Polisi Belum Tetapkan Satupun Tersangka

Rabu, 26 September 2018 11:43:34 wib

JAMBIDAILY TANJABTIM - Polres Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), sabtu (22/9) lalu berhasil mengamankan penyelundupan minuman keras (Miras) ilegal kelas impor sebanyak 714 kardus. Dalam kasus ini, 8 orang yang telah diamankan belum satupun ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Tanjabtim, AKBP Marinus Marantika Sitepu mengatakan, dari 8 orang yang diamankan beserta miras ilegal tersebut masih bersatus saksi. Polisi masih akan mendengarkan keterangan saksi ahli untuk penetapan tersangka.

"Dari keterangan saksi-saksi ini nanti kita kembangkan. Dan, untuk lebih mengikat nanti dalam penetapan tersangka akan diperiksa saksi ahli dulu," kata Sitepu saat press release di Mapolres Tanjabtim selasa (25/9/2018) kemarin.

Dikatakanya dari hasil keterangan yang membawa miras tersebut, minuman kelas import ini rencananya akan didistribusikan ke Palembang.

"Kalau keterangan kru pompong, minuman ini mau di drop di daerah Kuala Jambi kemudian akan di bawa ke Palembang melewati wilayah Jambi,"ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran Kepolisian Polsek Kuala Jambi, yang diback up Tim Opsnal Satreskrim Polres Tanjabtim berhasil mengamankan 714 kardus Miras ilegal atau jika ditotal lebih kurang sebanyak 8553 botol. 

Miras tersebut, diamankan Polisi di Kecamatan Kuala Jambi, pada saat akan dibawa ke Palembang pada Sabtu (22/9) malam lalu. 

Minuman dengan berbagai merek tersebut, ditangkap di dua lokasi berbeda, yakni 1 pompong dan 2 speed boat berisi 460 kardus miras di TPI Desa Majelis Hidayah. 

Kemudian, 2 pompong berisi 255 kardus miras di Parit I Kelurahan Tanjung Solok, yang langsung dibawa ke Polsek Kecamatan Kuala Jambi.

Selain mengamankan barang bukti miras, polisi juga mengamankan 8 orang tersangka yang berinisial HR, HM, SY, HS, HI, AR, AS dan IW.


Penulis : Hendri Rosta 
Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top