Rabu, 20 Juni 2018 |
Hukum

Tersandung Proyek Jalan, Mantan Pejabat DPU Tebo Divonis 4,8 Tahun Penjara

Selasa, 08 Maret 2016 07:52:51 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY HUKUM-Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN.Tipikor) Jambi, akhirnya menjatuhkan vonis untuk JP, mantan Kepala bidang (Kabid) Bina Marga DPU Tebo, hukuman penjara 4,8 tahun.

Tak hanya itu, hakim Tipikor juga menetapkan denda 300 juta dengan subsider 4 bulan kurungan penjara.

JP, tersandung kasus korupsi aspal jalan paket 10 jalan pal 12 jalan 21 dan paket 11 jalan Muaro Niro - Muaro Tabun tahun anggaran 2013/2015 senilai lebih kurang Rp.63 milyar.

"JP divonis 4 tahun 8 bulan denda Rp.300 juta subsider 4 bulan kurungan penjara, oleh hakim Tipikor, Senin (07/03),"papar JPU Restu Andi Cahyo,SH,MH saat dikonfirmasi Jambidaily.com pada Senin malam (07/03).

Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU, yang melakukan penuntutan 7 tahun penjara.

Terpisah, Febri Timoer, Aktivis Anti Korupsi dari Gerakan Keadilan Masyarakat Jambi (GKMJ) yang selalu mengawal jalannya kasus korupsi aspal jalan di Tebo dan akibatnya negara telah dirugikan sekitar lebih dari 33 Milyar dari hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengaku, bahwa pihak keluarga JP sempat bentrok dan adu mulut dia menuding kalau GKMJ yang telah menyebabkan semua ini karena aksi demonya yang kerap di lakukan selama sidang menyangkut tuntutan atau putusan vonis hakim menjadi tinggi "ungkapnya.

Febry Timoer menegaskan kasus yang sudah berjalan selama setahun ini, diakuinya belum bisa memenuhi rasa keadilan.  Faktanya selama di persidangan hanya menghukum terdakwa JP saja, sementara sejumlah tersangka lainnya diluar sana masih bebas menghirup udara segar.

"Begitupun dengan para aktor intelektualnya, sama sekali tak tersentuh,"Nilainya.(jambidaily.com/ARD)

KOMENTAR DISQUS :

Top