Selasa, 11 Desember 2018 |
Hukum

Tidak Terima Dinasehati, Dua Remaja Diduga Bunuh Tetangganya

Rabu, 05 Desember 2018 19:31:02 wib
Kapolres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), AKBP Agus Desri Sandi
JAMBIDAILY TANJABTIM- Diduga Kedua pelaku AN dan RR yang masih dibawah umur (17) tega melakukan penikaman terhadap Muhammad Saidi alias Bujang Bin Abdullah (40), yang tidak lain merupakan warga kampungnya sendiri hingga meninggal dunia pada Senin (3/12) lalu, motif yang melatar belakangi pembunuhan tersebut, yakni tidak terima karena korban sering menasehati para pelaku untuk tidak mabuk-mabukan.

Kapolres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), AKBP Agus Desri Sandi saat Gelar perkara kepada media membenarkan hal tersebut. Sebelum melakukan pembunuhan, pelaku dan korban sempat cekcok.

"Sebelum terjadi cekcok, para pelaku sering dinasehati oleh korban. Karena melihat kegiatan atau prilaku para anak tersebut. Itu awal mula kejadiannya," terangnya.

Dilanjutkannya, merasa tidak senang mendapat nasehat dari korban, kawanan anak lantas mendatangi korban. Akhirnya terjadilah cekcok dan berujung dengan penikaman.

Adapun peran dari 2 tersangka dari 5 kawanan anak ini, RR bertugas memegangi korban dan AN melakukan penikaman.

"Saat ini RR dan AN telah diamankan berikut Barang Bukti (BB), sedangkan 3 anak lagi kita jadikan saksi," jelasnya.

Akibat perbuatannya tersangka, akan dikenakan Pasal 170 ayat 1 - 3 KUHAP Oidana Junto 338 ancaman hukuman 13 tahun kurungan penjara.

"Namun karena para pelaku masih dibawah umur, jadi ada penanganan khusus. Kita lakukan pemanggilan orang tua dan didampingi oleh Bapas saat penyidikan nanti," sebutnya.

Untuk diketahui, Bujang, warga Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) tewas setelah mengalami pendarahan akibat tusukan benda tajam dibagian perut sebelah kananya, pada Senin (3/12) sekitar pukul 15.30 WIB.

Penulis: Hendri Rosta//Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top