Minggu, 23 September 2018 |
Peristiwa

Tiga Pencuri Sapi di Merangin, Babak Belur "Dimassa" Warga

Selasa, 02 Juni 2015 20:56:53 wib
Tiga pelaku pencurian sapi di Merangin yang saat ini telah diamankan polisi usai di "Massa" warga

JAMBIDAILY PERISTIWA- Sungguh naas nasib yang dialami oleh Eko (21), Ahmad (23) dan Joko (27) warga Desa Tanjung Rejo Kecamatan Tabir. Betapa tidak, mereka babak belur dihakimi masa, karena kedapatan mencuri seekor sapi milik warga di Desa Rawa Jaya Kecamatan Tabir Selatan.

Tidak hanya babak belur dihakimi masa, dua unit sepeda motor milik para pelaku juga dibakar, karena warga kesal dengan ulah para pelaku.

Beruntung, para pelaku cepat dibawa oleh aparat Polsek Tabir Selatan, dan langsung diamankan dari amukan massa.

Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga melalui Kapolsek Tabir Selatan Iptu Cahyo yang dikonfirmasi awak media, Selasa (02/06) membenarkan kejadian tersebut, dan mengatakan kalau para pelaku masih dalam proses penyelidikan.

"Iya, tiga pencuri sapi dihakimi masa, Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB (01/06). Tetapi berhasil kami selamatkan dan kami bawa ke Polsek, guna dilakukan penyelidikan,” ungkap Cahyo.

Diceritakannya, kejadian ini bermula ketika seorang warga Desa Rawa Jaya yakni Suyadi (45) kehilangan seekor sapi miliknya di kebun sawit.

Kemudian korban (Suyadi) bersama rekan-rekannya melakukan pencarian. Setelah beberapa jam melakukan pencarian, akhirnya sapi korban ditemukan dalam kondisi terikat tepatnya di Blok 20 Desa Rawa Jaya.

Dari lokasi penemuan tersebut, juga ditemukan tiga pelaku sedang duduk.

"Kemudian korban bersama teman-temannya langsung bertanya kepada pelaku, dan korban juga melihat para pelaku membawa garam serta tali ikat sapi, karena curiga akhirnya para pelaku dibawa ke Kantor Kepala Desa Rawa Jaya,” jelasnya.

Warga yang berada di Kantor Kepala Desa, tersulut emosi melihat ulah para pelaku, dan langsung menghajarnya. Tidak sampai disitu, dua unit sepeda motor yang digunakan para pelaku pun juga ikut dibakar.

"Saat dibawa ke Kantor Kepala Desa, para pelaku itu mengakui telah mencuri sapi, dan warga yang mendengar pernyataan tersebut langsung menghajar para pelaku dan membakar sepeda motor milik pelaku,” katanya.

Pihaknya yang mendapat informasi tersebut segera menuju Kantor Kepala Desa, dan mengamankan para pelaku.

"Kami mendapat informasi segera mengamankan pelaku dari amukan masa,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, para pelaku terancam akan dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

"Kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” pungkasnya.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top