Sabtu, 21 April 2018 |
Peristiwa

Tinjau Lokasi Korban PETI, Zumi Zola Ajak Doa Bersama

Minggu, 30 Oktober 2016 21:58:08 wib
Gubernur Jambi, H Zumi Zola dan Bupati Merangin H Al Haris Terjun ke lokasi Evakuasi Korban PETI

JAMBIDAILY PERISTIWA-Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA mengajak masyarakat berdoa agar evakuasi 11 jenazah korban PETI dapat di keluarkan dari lobang jarum.

Himbauan ini disampaikannya, saat meninjau lokasi Penambang Emas Tampa Izin (PETI)  lubang jarum Desa Simpang Parit, kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin, Sabtu 29 Oktober 2016.

Gubernur Zola yang didampingi Kepala BPBD Provinsi Jambi, Aris Munandar berserta Kepala SKPD terkait, Bupati Merangin Al-Haris, Wabup Khafid Moin, Kapolres Merangin, Dandim Sarko berserta Kepala SKPD terkait Merangin, turun langsung ke lokasi PETI lubang jarum Desa Simpang Parit Kecamatan Renah Pembarap.

Sebelumnya Gubernur Zola dan rombongan mampir pada Posko bencana, dimana keluarga korban masih menunggu usaha tim evakuasi yang sedang berkerja,  untuk menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa 11 orang saudara kita, pada kesempatan ini Gubernur juga memberikan bantuan uang tunai kepada keluarga korban.

Pada saat diwawancarai oleh rekan media Gubernur Zola menyampaikan, aktivitas PETI sudah banyak merengut nyawa pelakunya, namun hal itu tidak bikin jera pelakunya.

"Pemerintah Provinsi Jambi berserta Polda, Danrem dan Pemerintah Kabupaten berserta unsur terkait terus berupaya melakukan pencegahan dan melarang PETI, tapi kenyataan dilapangan terus ada yang beroperasi, ada yang ditangkap satu alat berat timbul 5, ditangkap 5 timbul 10. Sudah pasti ada pemodal kuat dibelakangnya.  Sehingga sudah ratusan alat berat yang tersebar beroperasi di tiga Kabupaten Merangin, Sarolangun dan Bungo," ungkap Gubernur.

"Coba lihat alat berat itu berapa harganya.  Sudah pasti ada cukong yang membelikannya.  Sekali lagi saya jelaskan masyarakat mau bibit apa saja kita bantu, asalkan tidak mendompeng lagi,"jelas Gubernur.

Sebelumnya, disela-sela usaha evakuasi terhadap 11 orang korban PETI, pada hari ke-5 (28/10), Bupati Merangin H Al Haris memberi santunan kepada para keluarga korban.

Saat memberikan santunan itu, bupati mengucapkan turut berduka cita atas musibah yang dialami para keluarga korban. Namun demikian bupati minta, para keluarga korban jangan larut dalam kesedihan terus berkepanjangan.

‘’Saya sangat prihatin kepada mereka (para korban PETI), sebab mereka melakukan pekerjaan seperti itu karena faktor himpitan ekonomi. Semoga keluarga tetap tabah,’’ujar Bupati dengan mata berkaca-kaca.

Diharapkan bupati, musibah tersebut menjadi pembelajaran yang sangat berarti bagi seluruh masyarakat Merangin, khususnya para pelaku PETI di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Merangin.

Pemerintah bersama Polri, TNI dan Basarnas lanjut bupati, terus berupaya keras bisa  mengeluarkan jazat korban dari ‘Lubang Jarum’ yang dalam dan berbelok-belok dipenuhi air tersebut.

Bupati juga  mengajak keluarga korban dan seluruh masyarakat Merangin untuk bersama-sama berdoa, agar evakuasi jazat korban bisa secepatnya berhasil. Berdoa agar kondisi cuaca tetap terang.

Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Merangin dalam sepekan terakhir lanjut bupati, cukup menjadi kendala dalam proses evekuasi, sebab ‘Lubang Jarum’  yang airnya sempat menyusut disedot 13 mesin pompa, kini kembali dipenuhi air.

‘’Kita terus berusaha mencari jazad korban, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), pelaksanaan evakuasi berlangsung selama tujuh hari. Jika selama tujuh  hari itu tidak juga berhasil, akan ditambah tiga hari lagi,’’jelas Bupati.

Mudah-mudahan harup bupati lagi, atas doa kita semua jazad korban dapat secepatnya ditemukan. Diakui bupati, posisi jazat korban yang terpencar diberbagai cabang ‘Lubang Jarum’ di bawah sungai yang airnya deras tidak mudah.

Untuk itu berbagai upaya terus dilakukan dengan menyedot air di seluruh ‘Lubang-lubang Jarum’ di sekitar lubang 11 orang tertimbun tersebut.

‘’Saya tidak ingin warga saya tertimbun disana, makanya kami sekuat tenaga berupaya mengeluarkan jazat korban dari ‘Lubang Jarum’.’’tegas Bupati.(*)


Sumber    : Humas
Editor       : Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top