Selasa, 15 Oktober 2019 |
Peristiwa

Tolak Kenaikan Tarif PDAM, AMKJM Aksi Keliling Kota Jambi

Rabu, 13 Maret 2019 12:02:05 wib

JAMBIDAILY PERISTIWA - Aksi penolakan atas kenaikan tarif sebesar 100 persen yang dilaksanakan PDAM Tirta Mayang Jambi masih terus bergulir, (Rabu, 13/03/2019) Aliansi Masyarakat Kota Jambi Menggugat (AMKJM) berkeliling kota Jambi menyuarakan protes.

Dalam Orasinya saat berada di Simpang Empat Talang Banjar, AMKJM menegaskan fakta hukum Peraturan Walikota (Perwal) 45 Tahun 2018 diduga cacat hukum. Peraturan menteri dalam Negeri No 71 tahun 2016 tentang perhitungan dan penetapan tarif air minum, pasal 3 ayat 1 huruf (a) yang berbunyi "Penetapan tarif untuk standar kebutuhan pokok air minum disesuaikan dengan kemampuan membayar pelanggan yang berpenghasilan sama-sama dengan upah minimum provinsi, serta tidak melampau 4 persen dari pendapatan masyarakat pelanggan"

"Disini jelas UMK Provinsi Jambi Rp.2.600.000,- persentasenya sangat jauh berbeda dari Perwal tersebut," Tegas Orator AMKJM.

"Kemudian dalam pasal 26 Ayat 2 Huruf (f) yang berbunyi Kajian dampak kenaikan beban perbulan kepada kelompok-kelompok pelanggan, sejauh ini yang kita ketahui bersama bahwa pihak PDAM tidak pernah melakukan kajian. Pasal 27 ayat 5 dalam hal kepala daerah memutuskan tarif lebih kecil dari usulan tarif yang diajukan direksi sebagaiman dimaksud pada ayat 4 bahwa yang mengakibatkan tarif rata-rata tidak tercapainya pemulihan biaya secara penuh, pemerintah daerah wajib menyediakan kebijakan subsidi untuk menutup kekurangan melaui APBD," Pungkasnya.

Aksi AMKJM menapat pengawalan dari aparat terutama saat melakukan orasi di kawasan perempatan jalan, mengingat padatnya jalur kendaraan saat jam-jam sibuk dalam kota Jambi.

 


(Hendry Noesae)

 

 

 

Berita Terkait:
AMKJM Akan Gelar Aksi Keliling Kota Jambi, Menolak Kenaikan Tarif PDAM

KOMENTAR DISQUS :

Top