Kamis, 24 Mei 2018 |
Wisata & Budaya

Tradisi dan Kiat Sukses H Al Haris, Peringati 10 Muharram

Minggu, 25 Oktober 2015 12:11:23 wib
H Al Haris mengusap dan mencium sembari memberi sumbangan untuk anak yatim

JAMBIDAILY BUDAYA-Tradisi dan juga mungkin salah satu tips sukses H Al Haris dalam meniti karir sebagai pemimpin di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.

Sebagai seorang muslim, suami tercinta Hj Hesty itu sangat menyadari betapa menyayangi dan berkah doa para anak yatim tak terdinding oleh apapun dan perbuatan yang sangat dicintai Rosulullah SAW.

Bahkan salah satu hadist Bukhari yang diriwayatkan, Abu Hurairah r.a, Rasulullah SAW bersabda, ”Orang-orang yang bertanggungjawab mengurus anak yatim, baik dari keluarga sendiri atau tidak, maka aku dan dia seperti dua ini di syurga kelak.” Dan baginda memberi isyarat dengan merapatkan jari telunjuk dan jari tengah (berdekatan).”

Itu jualah mungkin yang membuat Bupati Merangin, H Al Haris, menjaga tradisi mengusap kepala anak yatim dalam peringatan 10 Muharam 1437 H, Jumat (23/10) di Lapangan Desa Tambang Baru Kecamatan Tabir Lintas Kabupaten Merangin.

Dengan penuh kasih, orang nomor satu di Bumi Tali Undang Tambang Teliti itu, bersama rombongannya mengusap 265 kepala anak yatim, yang duduk berjejer di bawah tenda.

‘’Acara ini apresiasi murni dari warga tiga kecamatan.  Mengusap kepala anak Yatim sembari memberikan santunan. Tradisi ini harus terus dilestarikan, karena siapa lagi yang akan memperhatikan anak Yatim kalau bukan kita semua,’’ujar Bupati.

Dijelaskannya, Tradisi mengusap kepala anak yatim, sudah menjadi acara agenda tahunan masyarakat di tiga kecamatan, Kecamatan Tabir Lintas, Margo Tabir dan Tabir. Pada 10 Muharam 1437 H ini, merupakan tahun ketiga acara tersebut digelar.

"Setiap bulan Muharam, umat Muslim diwajibkan menyantuni anak yatim. Keperdulian terhadap anak Yatim inilah yang sangat dibutuhkan,"ingatnya, dan menggunakan momen tersebut memberi sumbangan.

Anak-anak Yatim itu ada yang masih balita, usia sekolah dan ada yang sudah remaja. Mereka sangat membutuhkan santunan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

‘’Saya minta kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat mengambil anak angkat,’’harapnya.

Jika satu orang kepala SKPD mengambil satu saja anak angkat, maka dari sekian banyak anak Yatim ini akan tertolong. Minimal menanggung biaya keperluan sekolahnya saja sudah cukup menolong.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Merangin untuk lebih banyak beramal dengan memperhatikan kesejahteraan anak-anak Yatim yang ada di Kabupaten Merangin.

‘’Percayalah, bila kita menyantuni anak Yatim dan mengusap rambutnya pada 10 Muharam setiap tahunnya, nanti sebanyak rambut yang kita usap itulah akan mendoakan kita,’’ingat Bupati, seakan berbagi rahasia sukses dibalik tradisi tersebut.(jambidaily.com/HMS/TEG)

Editor: Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top