Kamis, 15 November 2018 |
Wisata & Budaya

Tradisi Mandi Safar Kabupaten Tanjabtim Akan Jadi Event Nasional

Rabu, 07 November 2018 19:13:10 wib

JAMBIDAILY TANJABTIM - Tradisi Mandi Safar yang dilaksanakan Rabu (7/11) di Pantai Babussalam Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), yang sejak tahun 2003 telah menjadi kegiatan event rutin Pemerintah Kabupaten Tanjabtim, ditahun depan, akan ditetapkan sebagai event nasional.

Bupati Kabupaten Tanjabtim, H. Romi Hariyanto dalam sambutanya mengatakan, bahwa kegiatan tradisi mandi safar yang diadakan rutin setiap tahunya ini merupakan bentuk wujud sukur kepada Allah SWT.

"Apa yang kita laksanakan hari ini merupakan wujud sukur kita kepada allah SWT atas segala nikmat yang diberikan kepada kita, dan tentunya kegiatan yang kita laksanakan ini tidak ada bermaksud mengandung apa-apa,"kata Romi Rabu (7/11/2018).

Selain itu lanjutnya, tradisi mandi safar hanya semata-mata untuk melestarikan dan menjaga adat istiadat yang telah ada sebelumnya. Event ini diharapkan akan menjadi daya tarik tersendir bagi wisatawan untuk datang di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.

"Kegaiatan ini murni hanya untuk melestarikan adat istiadat kita yang ada disini, dan tentunya harapan kami kedepan event ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, untuk datang di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung,"ucapnya.

Ketua MUI Tanjabtim, KH As'ad Arsyad mengatakan, sejak tradisi mandi safar ini menjadi event rutin Pemkab Tanjabtim, ditahun depan tidak lagi menjadi event Kabupaten melainkan sudah menjadi event nasional.

"Sejak tahun 2003 event ini sudah menjadi agenda tetap Kabupaten Tanjabtim dan satu hal yang membanggakan, Insha Allah kita doakan bersama tahun depan mandi safar sudah akan ditetapkan sebagai event nasional,"ujarnya

Ia menjelasakan, bahwa kegaitan mandi safar bukan kegiatan yang mengandung unsur kesyirikan melainkan lebih kepada penegenalan adat istiadat dan budaya suku bugis yang ada di Desa Air Hitam Laut.

"Saya jelaskan mandi safar intinya cuma tiga menulis quran berniat mandi dan mandi selesai,"jelasnya.

Ia berharap, kegiiatan mandi safar bisa terus berinovasi serta terus mendapat dukungan dan bimbingan dari Pemerintah.

"Pelaksanaan mandi safar di pantai babu salam ini teris akan ada inovasi dan perubahan dan kemajuan yang yerus dibimbing oleh Pemerintah Daerah,"harapnya.

Pelaksanaan mandi safar ini disambut antusias ribuan masyarakat baik itu dari masyarakat lokal maupun masyarakat dari luar kota. Dan acara ini dimeriahkan oleh artis ibu kota Nelvi KDI, Aidil KDI dan Komedian Jambi Wak Kocai. 

Penulis : Hendri Rosta
Editor. : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top