Kamis, 18 Januari 2018 |
Kesehatan & Olahraga

Tujuh Khasiat Hebat Daun Sambung Nyawa bagi Kesehatan

Senin, 05 Oktober 2015 09:10:05 wib
Daun sambung nyawa. (http://www.revolusiilmiah.com)

JAMBIDAILY KESEHATAN-Sekilas, tanaman sambung nyawa seperti tanaman hias biasa, warna daunnya hijau, namun apabila sudah tua daunnya akan berubah menjadi keunguan, begitu pula dengan batangnya.

Di balik kesederhanaan daun tersebut, ternyata daun sambung nyawa memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh.

Tanaman sambung nyawa sejatinya dapat hidup bebas di alam, namun tanaman ini juga dapat dikembangbiakan dengan stek batang. Cara perkembangbiakan yang mudah dan murah, untuk tanaman yang memiliki nama lain Gynura procumbens tersebut.

Khasiat Daun Sambung Nyawa

Telah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa tanaman sambung nyawa memiliki kandungan senyawa metabolit, antara lain : Flavonoid, Saponin, Steroid, Triterpenoid, Asam Fenolat dan Minyak Atsiri. Kandungan-kandungan tersebutlah yang membuat sambung nyawa dapat digunakan untuk beberapa terapi berikut :

Dapat menurunkan tekanan darah untuk penderita darah tinggi
Dapat menurunkan kadar gula darah untuk penderita diabetes melitus
Mengandung Antiinflamasi (Anti radang)
Mengandung Antibiotik terutama kuman Staphilococcus aureus yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit (impetigo dan furunkel) yang cukup serius.
Hepatoprotektor (Pelindung hati).

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa, Sambung nyawa dapat menurunkan kadar SGPT mencit putih jantan galur Swiss yang telah diinduksi paracetamol
Pelindung mukosa lambung dan Antioksidan dengan kandungan flavonoid (7,3,4 trihidroksi flavon) nya
Menghambat pertumbuhan tumor (Sel vero dan mieloma) terumata pada ekstrak etanolnya.

Namun perlu diingat, bagi Anda yang ingin mengembangbiakkan tanaman tersebut, sambung nyawa memerlukan kadar air yang cukup dengan naungan matahari kurang lebih 55% saja. Jika terlalu banyak maupun sedikit dapat menurunkan kualitas sambung nyawa sendiri.

Tanaman sambung nyawa dapat dipanen pada usia 1 bulan, namun efek antibakterinya kurang, jika dibandingkan dipanen pada usia 4 bulan dan 7 bulan. (Panen pada saat 4 Bulan atau 7 Bulan efeknya hampir sama).

Cara Menyajikan Daun Sambung Nyawa

Cara menyajikanya pun sangat mudah, dapat langsung dikonsumsi, maupun sebagai lalapan, dapat pula ditumis atau dicampur dalam soup, bisa juga dibuah minuman baik diseduh atau dijus. Dapat disesuaikan dengan selera Anda.(*/SUS)

Sumber:Vlog/revolusiilmiah.com

 

KOMENTAR DISQUS :

Top