Senin, 16 September 2019 |
Wisata & Budaya - Advetorial

Wagub Hadiri Tabligh Akbar dan Haul ke-20 di Ponpes Azzakarya

Rabu, 27 April 2016 21:00:23 wib
Wagub Hadiri Haul ke 20 Ponpes Azzakarya Merangin (ft: Ardi/ Agus Suprianto)

JAMBIDAILY ADVETORIAL-Wakil Gubernur Jambi, Dr. Drs. H. Fachroti Umar M.Hum menghadiri tabligh akbar dan haul ke-20 ulama besar Alm KH Zahara Bin H. M.Zen di Ponpes Azzakarya, Talang Sekuang, Desa Ma Panco, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Rabu 27 April 2016.

Acara ini juga dihadiri oleh anggota DPD RI M.Syukur, para pejabat setempat, ribuan Jemaah yang terdiri dari para ulama, santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan  dan masyarakat dari desa setempat. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingat perjuangan pendidikan Agama Islam yang telah dilakukan oleh ulama besar KH.Zahara Bin M.Zen.

Dalam sambutannya Wagub Fachrori menyatakan kehadirannya dalam haul ke-20 ulama KH.Zahara Bin H.M.Zen ini merupakan upayanya melaksanakan kewajiban untuk bertemu dengan masyarakatnya yang telah mempercayakan dirinya dan memberikan amanah untuk menjadi Wakil Gubenur Jambi yang bertugas mengurus kehidupan masyarakat.

Menurut  Wagub, lulusan Ponpes Azzakarya harus terus meningkatkan kompetensi dirinya dengan berupaya melanjutkan pendidikan ke tempat yang lebih tinggi.

“Banyak orang bertanya apa pekerjaan lulusan-lulusan pesantran. Mereka sudah pasti setelah lulus dapat menerapakan ilmunya di masyarakat untuk mengembangkan pendidikan agama. Dan saya tekankan kepada para lulusan pesantran jangan ragu untuk melanjutkan pendidikan sampai ke perguruan tinggi. Dan jika sudah berada di masyarakat jangan melupakan ajaran agama terutama dalam akhlak dan budi pekerti,” ungkap Wagub.

Pada kesempatan tersebut Wagub juga menggarisbawahi Nawacita dan gerakan revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo yakni masyarakat harus terus berjuang demi terciptanya masyarakat yang berkarakter, berbudi pekeri luhur dan berakhlak mulia.

“Saat ini kita harus terus melakukan evaluasi diri, dan jangan melupakan keluhuran budaya bangsa. Saya harapkan pesantren dapat menciptakan generasi yang bukan hanya cerdas tetapi juga memiliki akhlak, dan ketikan menjadi pemimpin lulusan pesantren harus menjalankan amanah itu dengan baik sesuai ajaran agama,” jelasnya.

Di akhir kesempatan sambutan, Wagub meminta para ulama dan tokoh masyarakat untuk tidak segan memberikan kritik yang membangun kepada pemerintah sebagai salah satu bentuk dukungan guna berjalannya roda pembangunan.

 “Tolong perhatikan kami sebagai Pembina, jangan takut dengan kami para pejabat dengan memberikan masukan dan kritikan kepada pemerintah, semua untuk perbaikan kinerja pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Pondok Pesantren Azzakarya merupakan salah satu sentra pendidikan agama Islam di Kabupaten Merangin. Tahun 2016 ini Ponpes Azzakarya telah meluluskan 85 siswa binaan. Diharapkan lulusan Ponpes ini dapat menerapkan ilmunya dalam kehidupan bermasyarakat dan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.(jambidaily.com/HMS/MAR)

KOMENTAR DISQUS :

Top