Sabtu, 24 Februari 2018 |
Ekonomi

Wagub Harap Pelayanan dan Fasilitas Kepada Lansia Meningkat

Rabu, 13 Desember 2017 20:59:17 wib
Foto: Kamarul Zaman/Humas Pemprov Jambi)

JAMBIDAILY KUALA TUNGKAL - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi selaku Ketua Komisi Daerah Lanjut Usia Provinsi Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum berharap agar pelayanan dan fasilitas kepada lansia terus meningkat. Untuk itu, Wagub mengharapkan supaya pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan meningkatkan sinergi kerja dalam memberikan perhatian kepada lansia. Hal tersebut dikemukakan Wagub saat membuka Rapat Koordinasi Komisi Daerah Lanjut Usia Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2017, bertempat di Gedung PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (13/12/2017) siang.

“Kita mengetahui bersama, meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat telah berdampak pada meningkatnya Usia Harapan Hidup penduduk, yang berdampak pula terhadap peningkatan jumlah lansia di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ungkap Wagub.

Wagub menerangkan, meningkatnya jumlah lansia setiap tahunnya jangan dijadikan beban, tetapi merupakan kewajiban pemerintah bersama swasta dan masyarakat untuk memberikan bantuan dan perlindungan serta pemberdayaan kepada lansia, agar kaum lansia dapat menjalani hari tua dengan lebih baik.

“Saya mengharapkan agar kaum lansia di Provinsi Jambi khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat semakin terlindungi dan terlayani, sehingga pada akhirnya bisa memberikan kontribusi untuk pembangunan di Provinsi Jambi kedepannya lebih baik lagi,” ujar Wagub.

Lebih lanjut, Wagub berpesan agar dapat dilakukan sinergi dan sinkronisasi perencanaan, pembiayaan serta kerjasama antara Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota dengan swasta beserta masyarakat, dalam rangka optimalisasi program/kegiatan bantuan dan perlindungan terhadap kaum lansia.

Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat selaku Ketua Komisi Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Drs.H.Amir Sakib menyampaikan, Pemerintah berkewajiban mengarahkan, membimbing, dan menciptakan suasana yang menunjang bagi terlaksananya upaya peningkatan kesejahteraan sosial lansia yang telah ditegaskan dalam  Undang-Undang nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia.

“Ada beberapa aspek mendasar yang dihadapi lansia dan harus menjadi perhatian semua pihak, yaitu pertama aspek biologis dengan menurunnya fisik secara drastis sehingga mempengaruhi kesehatan dan produktivitas, kedua aspek ekonomis dengan menurunnya dan kehilangan pendapatan karena faktor produktivitas, ketiga aspek sosiologis dengan berkurangnya peran sosial ditengah kehidupan masyarakat dan berpengaruh terhadap integritas di lingkungan sekitar,” terang Amir.

Amir mengemukakan, semua pihak harus saling bersinergi dan berkoordinasi, baik Pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam penanganan program lansia agar dilaksanakan secara terpadu dengan memperhatikan nilai-nilai agama dan budaya masyarakat yang bersifat fasilitatif serta dapat memperkuat dan mengembangkan potensi masyarakat sesuai dengan peran masing-masing semua pihak.

“Kita menginginkan terus meningkatkan pelayanan publik kepada lansia, seperti pelayanan keagamaan, pelayanan kesehatan, pelayanan untuk mendapatkan kemudahan dalam pengurusan fasilitas sarana dan prasarana serta perlindungan sosial lainnya. Saya mengharapkan kedepannya, agar diupayakan lebih banyak lagi fasilitas-fasilitas bagi lansia, untuk itu diperlukan sinergi yang baik dari semua pihak,” pungkas Amir. (Richi/Mustar/Humas Pemprov Jambi) 

KOMENTAR DISQUS :

Top