Minggu, 21 Oktober 2018 |
Hukum

Wah...Ternyata Warga Nipah Panjang yang Mengaku di Begal hanya Rekayasa, Hindari Hutang

Senin, 26 Maret 2018 17:32:24 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - Terkait laporan warga nipah panjang, Rasyid (49) yang mengaku dirinya menjadi korban perampokan di jalan Merdeka parit 7 Kelurahan Nipah Panjang II (Jum'at, 23/3/18), ternyata hanya rekayasa belaka.

Kapolres Tanjabtim, AKBP Marinus Marantika Sitepu SOS Msi, melalui Kapolsek Nipah Panjang, IPTU Viktor Hamongan mengatakan, hal itu terungkap setelah pihak Kepolisian melakukan penyelidikan dengan melakukan olah TKP. 

"Namun kami menemukan keganjilan pada saat olah tkp. Akhirnya kami melakukan olah tkp ulang dan mengajak serta pelapor," katanya (Senin, 26/3/18).

Setelah ditelusuri, dimana awalnya pelapor melakukan transaksi penarikan uang sebagai mana pengakuannya yang mengaku sempat menarik uang tunai di BRILING yang terletak di kecamatan rantau rasau.

"Tapi setelah dipertanyakan ke pihak BRILING yang terletak di SK 15 Kecamatan Rantau Rasau, pada hari Jum,at (23/3/18), tidak ada penarikan uang seperti yang diakui pelapor. Akhirnya, pelapor mengakui bahwa peristiwa aksi curas tersebut hanya rekayasa,"ujar Viktor.

Rasyid mengaku, hal itu dilakukanya hanya untuk menghindari para tetangga agar tidak menagih hutang kepada dirinya.

"Saya banyak hutang dengan orang dan saya belum bisa bayar sesuai perjanjian yang saya buat. Maka, saya pun merekayasa kasus itu supaya saya diberi kelonggaran," ungkapnya.

Namun karena membuat laporan palsu, kini Rasyid terpaksa diamankan pihak Kepolisian untuk dilakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut terkait motif lain dari laporan palsu tersebut.

"Pelaku sdh kami amankan untuk pemgembangan lebih lanjut," Jelas Kapolsek IPTU Viktor. (*)

Penulis : Hendri R

 

 

Berita Terkait:
Bawa Uang 24 Juta, Warga Nipah Panjang di Begal

KOMENTAR DISQUS :

Top