Rabu, 20 Juni 2018 |
Peristiwa

Warga Hadang Mobil CPO, Ini Penjelasan Camat Tabir

Rabu, 24 Juni 2015 23:03:49 wib
ilustrasi pelarangan truk CPO (okestart.mywapblog.com)

JAMBIDAILY PERISTIWA- Pasca puluhan warga yang terdiri dari lima Desa di Kecamatan Tabir Selatan menghadang  Mobil Crude Palm Oil (CPO) milik PT Sumber Guna Area Nabati yang beroperasi di Desa Bungo Antoi Kecamatan Tabir Selatan, akhirnya Camat Tabir angkat bicara.

“Iya, ada mobil CPO dihadang oleh warga, tetapi tidak ada yang berbentuk pemblokiran jalan.  Warga hanya menanyakan beberapa hal, dan Perusahaan berjanji akan sanggup memenuhi permintaan dari warga,” jelas Camat Tabir Selatan Sukoso yang dikonfirmasi awak media Rabu (24/06).

 Kejadian ini bermula, Minggu (21/06), ketika mobil CPO melintas di Jalan Desa Bungo Antoi menuju Desa Muara Delang, sesampainya di Desa Muara Delang, puluhan warga langsung memberhentikan mobil tersebut, dan menanyakan beberapa hal kepada supir mobil CPO.

 Selain itu warga juga meminta supir mobil untuk memberitahukan pihak perusahaan, jika permintaan mereka belum terpenuhi maka mobil tidak boleh melintas.

“Kami dari Kecamatan yang mendapat informasi segera menuju lokasi, dan pihak kepolisian juga berada di lokasi untuk menenangkan warga,”papar Sukoso.

Setelah dinegoisasi, akhirnya warga sepakat melakukan perundingan dengan Perusahan Senin (22/06) kemarin. Dan hasil perundingan tersebut, Perusahaan berjanji akan memenuhi permintaan warga.

“Diantaranya bersedia memperbaiki jalan, kemudian melakukan penyiraman sehari dua kali, tetapi untuk karyawan dan CSR, pihak perusahaan masih membahasnya di tingkat direksi,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga melalui Kapolsek Tabir Selatan Iptu Cahyo juga membenarkan hal tersebut, tetapi saat perundingan pihaknya tidak mengikuti.

 “Kemarin itu memang ada penghadangan dari warga, tetapi saat perundingan kami tidak dilibatkan,” ungkap Cahyo.
Sekedar informasi,  sekitar pukul 16.30 WIB Minggu kemarin (21/06) menghalang Mobil Crude Palm Oil (CPO) milik PT Sumber Guna Area Nabati yang beroperasi di Desa Bungo Antoi Kecamatan Tabir Selatan.

Penghadangan mobil tersebut dilakukan di Desa Muara Delang Kecamatan Tabir Selatan. Warga kesal, jalan mereka rusak, akibat mobil CPO Perusahaan yang setiap hari melintas di jalan tersebut.

Selain itu warga juga meminta empat hal kepada Perusahaan. Diantaranya, memperbaiki jalan, kemudian menyiram jalan yang berdebu, mengeluarkan Corporate Social Responbility (CSR) dan terakhir menjadikan warga pribumi sebagai karyawan.

Hingga berita ini diturunkan, mobil CPO Perusahaan sudah boleh melintas oleh warga, dengan perjanjian memenuhi permintaan dari warga. (jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top