Sabtu, 20 Januari 2018 |
Hukum

Warga Minta Kapolres Kerinci Tutup Galian C di Sungai Akar

Senin, 18 Desember 2017 19:01:12 wib
Foto Repro/gsm

JAMBIDAILY SUNGAIPENUH - Kendati ditolak aktivitas tambang galian C di Dusun Sungai Akar Kecamatan Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh tetap berjalan.

Sebelumnya, aktivitas tambang ini sempat di tolak dan di segel dengan garis polisi (Police Line) para penambangpun tidak bisa beroperasi. Namun saat ini oknum pengusaha tambang tidak mengindahkan penolakan warga tersebut.

Saat ini kekesalan warga disekitar lokasi tambang menyurati pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jambi terkait dengan keberatan warga dan sekaligus membubuhkan tanda tangan mereka sebagai bentuk kekesalan yang di tandatangani oleh puluhan warga yang menolaknya.

Berdasarkan data yang di peroleh Berita Jambi bahwa, pemerintah Desa Pelayang Raya menyebutkan beberapa keberatan mereka diantaranya adalah , bahwa kegiatan pengambilan tanah urug yang telah dilakukan lebih kurang 5 tahun berakibatkan fatal bagi warga. Yakni mereka mengalami banjir yang sebelumnya tidak pernah mereka alami, serta berdampak terhadap gangguan kesehatan masyarakat.

Kemudian pada poin kedua, dalam hal ini pihak masyarakat telah melakukan musyawarah bersama mengundang camat Sungai Bungkal, Kapolsek Kota Sungai Penuh, Babinsa, Tokoh Masyarakat, BPD. Dan poin ke tiga bahwa surat ini keberatan dari pemerintah Desa Pelayang Raya dengan keberatan yang sama. Dalam surat keberatan ini di tandatangani oleh Kepala Desa Pelayang Raya.

Menurut keterangan Nur Alizah kepada Media ini mengatakan, bahwa aktivitas galian c di Sungai Akar mengakibatkan mereka mengalami kebanjiran. “Kami sudah menyurati ESDM Provinsi Jambi dengan tembusan kepada Camat dan Bapak Wali Kota Sungai Penuh Perihat penghentian galian c Dusun Sungai Akar Desa Pelayang Raya Kecamatan Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh yang diduga dilakukan oleh CV Jeki Utama Mandiri,” terangnya, (Senin, 18/12/17).

Sementara itu menurut keterangan Zoni Irawan aktivis LSM mengatakan tidak hanya di Dusun Sungai Akar Desa Pelayang Raya saja akan tetapi aktivitas tambang juga diduga kuat masih terjadi di wilayah Kabupaten Kerinci lainnya. Seperti di Kayu Aro maupun di Siulak.

“Saya meminta kepada Bapak Kapolres Kerinci untuk segera turun kelokasi dan melakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan aktivitas tambang galian C Karena sudah cukup meresahkan warga,” tegasnya. (gsm)

KOMENTAR DISQUS :

Top