Kamis, 05 Desember 2019 |
Suaro Wargo

Warga Panduman Kota Jambi, Keluhkan Bekas Galian Pipa Gas 'Dianggap Berbahaya' Bagi Pengendara,?

Kamis, 05 September 2019 13:37:32 wib

JAMBIDAILY SUARO WARGO - Warga yang bermukim di Lorong Panduman, Jalan D.I. Panjaitan RT 30 Kelurahan Kebun Handil Kecamatan Jelutung Kota Jambi, Mengeluhkan adanya bekas galian pemasangan jaringan gas bumi untuk rumah tangga, meninggalkan lobang beresiko timbulkan kecelakaan.

Kepada redaksi jambidaily.com (Kamis, 05/09/2019) melalui applikasi pesan gawai, menyampaikan seusai penggalian dan pemasangan pipa, lobang galian hanya ditimbun biasa.

"Bekas galiannya cuma ditimbun, Awalnya jalan ini baru usai di Cor Beton, saat penggalian, dihancurkan dengan lobang sedalam 1 meter dan setelah pipa terpasang semua, lalu cuma ditimbun," Cerita salah satu warga yang enggan namanya disebutkan.

Warga tersebut mengakui, lobang terjadi karena adanya aktivitas dan lalu lalang kendaraan warga disana walaupun ada juga yang tidak terbentuk lobang.

"Lobangnya jadi semakin dalam karena kelindas kendaraan, yang pinggiran lorong tidak terlindas memang tidak terlihat berlobang. Ada sekitar 12 titik disepanjang jalan ini, lebih mungkin. Kenapa tidak di cor kembali,? lorong ini minim penerangan tentunya menambah tingkat bahaya saat malam hari" Tuturnya.

"Beberapa titik yang dilewati kendaraan, menjadikan lobang yang hanya ditimbun itu lebih besar dan dalam, udah ada 3 orang yang jatuh. Sekarang diperkirakan sedalam setengah meter," Pungkasnya.

Manager Stakeholder Relation Pertagas Niaga PT Pertamina Persero, Ratna Dumilang, menjawab konfirmasi jambidaily.com, bahwa untuk pengerjaan dilaksanakan oleh kontraktor yang ditunjuk Ditjen ESDM.

"Proyek tersebut adalah proyek Ditjen Migas ESDM yang menunjuk kontraktor PGN Solution, Coba saya lanjutkan ke pejabat pembuat komitmen ya..." Tutur Ratna.

 


(Hendry Noesae)

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top