Jumat, 17 Agustus 2018 |
Hukum

Waspada Narkoba, Lagi-lagi Pemkab Tanjab Barat Tes Urine Pejabatnya

Rabu, 20 Desember 2017 06:36:45 wib

JAMBIDAILY TANJAB BARAT - Pemkab Tanjab Barat kembali melakukan tes urine terhadap 44 Pejabat Eselon II, III dan IV. Bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi, tes urine dilakukan terkait bahaya Narkoba itu sendiri terhadap pengguna dan secara otomatis mempengaruhi kinerja orang yang bersangkutan.

Seperti yang dikemukakan Wakil Bupati Drs. H. Amir Sakib, bahwa tujuan dilaksanakannya tes urine bagi PNS khususnya di kalangan eselon II, III dan IV di lingkup Pemkab Tanjab Barat sebagai bentuk kepedulian pemerintah terkait dengan bahaya narkoba itu sendiri.

“Ini dilakukan bukan untuk menakut-nakuti, namun untuk meningkatkan kesadaran para pejabat, betapa berbahayanya Narkoba tersebut, baik pada diri maupun kinerja,” jelas Amir Sakib dihadapan awak media, Selasa (19/12/17)

Wakil Bupati menegaskan tes urin ini sebagai langkah yang diambil oleh pemerintah Kabupaten Tanjab Barat dengan langkah persuasif, karena dirasakan sangat efektif.

Kepala BKPSDM Drs. Encep Jarkasih mengatakan bahwa 44 PNS yang dites urine merupakan mereka yang tidak hadir pada tes urine paerama 27 November 2017 lalu khususnya eselon II, III dan IV.

“Yang dites secara mendadak hari ini adalah mereka yang tidak hadir pada tes sebelumnya,” terang Encep.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pertama semuanya dinyatakan negatif. Beberapa yang terindikasi itu ternyata komplikasi dari komsumsi obat dokter yang memang ada kandungan zat adiktifnya.

Selanjutnya tes terhadap 44 pejabat hari ni masih ada 7 orang yang berhalangan hadir, salah satunya kebetulan memang tengah cuti.

Sebelumnya, Tes Urine juga dugelar Pemkab Tanjab Barat terharap  261 pejabat eselon II dan III & IV di lingkungan Pemkab Tanjab Barat pada 26 November 2017 lalu. Dan hasilnya dari ratusan pejabat yang di tes 7 diantaranya diduga positif menggunakan obat-obatan.

Sekda Tanjab Barat Drs. H. Ambok Tuo, MM, dalam keterangan pers releasenya mengatakan terkait hasil tes semua bagus. 

”ada tujuh orang hasilnya Positif menggunakan obat. Dan lima orang diantaranya telah mengklarifikasi mereka baru mengkonsumsi obat Dokter, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Dokter,” ungkap Ambok Tuo didampingi Encep Jarkasih Kepala BKP-SDM Tanjabbar saat membeberkan hasil tes urine, Kamis (14/12/17) lalu.

Kemudian, terhadap kelima PNS tersebut telah dilakukan pengecekan ketempat dokter dia berobat, ternyata memang betul yang bersangkutan berobat. Selanjutnya obat yang diberikan dokterpun telah dicocokan antara hasil tes dengan resep obat yang diberikan oleh dokter ahli yang disiapkan Pemkab.

“Hasilnya sudah kami konfirmasi, ternyata mereka benar mengkonsumsi obat yang diharuskan dokter karena sakit,” ujarnya.

Kemudian lanjut Sekda untuk 2 (dua) orang PNS lainnya yang hasilnya hampir sama dengan 5 PNS sebelumnya, masih belum ada kejelasan dari yang bersangkutan.

”Ini akan kita kejar, karena keduanya juga belum mengklarifikasi. Apakah sama dengan yang 5 orang tersebut berobat atau apa,” tegas Sekda.

Sekda menegaskan, bahwa tes urine PNS ini di lingkungan Pemkab Tanjab Barat akan berkelanjutan sampai ke staf-staf OPD bahkan staf honorer. Dan tes tersebut bukan hal main main-atau pencitraan. Melainkan ini komitmen pak Bupati bahwa seluruh aparatur pemerintah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat harus besrih dari Narkoba.

Soal ditemukan jika ada pegawai yang terindikasi mengkonsumsi narkoba kita akan koordinasi lagi dengan kepolisian. Sedangkan sanksinya selaku pegawai itu keputusannya dari Bupati.

“Sepanjang pengguna atau pecandu tertangkap dalam tes urine ini dan dapat membuktikan hanya pengguna bukan pengedar, maka dapat dijatuhkan hukuman rehabilitasi. Tentu akan berbeda dengan tertangkap oleh Polisi atau BNN, itu sanksinya jelas pidana,” ujar Ambok Tuo.

Dalam keterangan persnya Sekda H. Ambok Tuo juga menjelaskan dari rencana awal 261 pejabat yang dites urine, tidak hadir sebanyak 45 sehingga yang dites hanya 216. Kemudian ditambah dengan anggota Pol PP yang bertugas sebanyak 21 orang, maka total keseluruhan yang dites 241 orang,terang Sekda. (Reza)

KOMENTAR DISQUS :

Top