Minggu, 18 Agustus 2019 |
Wisata & Budaya

Waterboom, "Bom Waktu" di Batanghari Jadi Harapan di Tungkal

Senin, 28 Maret 2016 19:42:41 wib
Foto (mikimapia.org/google.co.id)

JAMBIDAILY WISATA-Keberadaan mega proyek Waterboom Kabupaten Batanghari seakan menjadi "bom waktu" karena dinilai terbengkalai pengelolaannya.  Tapi justru keberadaan waterboom ini jua saat ini menjadi pengharapan warga Kuala Tungkal Tanjabbar.

"Ya saya heran juga melihat kondisi waterboom ini.  Sama seperti pak Presiden lihat Proyek Hambalang yang geleng-geleng kepala. Dan saya geleng-gelang  juga melihat waterboom Batanghari,"tanggap Bupati Batanghari, H Syahirsah kepada sejumlah wartawan saat mengkonfirmasi kondisi sarana rekreasi yang dibangun Pemkab yang menghabiskan anggaran hingga Rp. 24 milyar itu, Senin 28 Maret 2016.

Bahkan menurut Syahirsah, sejak dulu dirinya tidak setuju dengan pembangunan waterboom itu. Karena di Batanghari belum bisa dibangun hiburan sekelas waterboom. Apalagi saat ini kondisi ekonomi rakyat masih sakit, bagaimana mau dikunjungi warga kalau makan saja warga saat masih sulit.

"Jangankan di Batanghari, di Kota Jambi sebagai pusat keramaian saja, selain hari Sabtu dan Minggu sepi, apalagi di Batanghari,"jelasnnya.

Dengan kondisi waterboom saat ini, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu, bagaimana nasib waterboom kedepannya. Agar mega proyek  tersebut bisa dimamfaatkan.

"Ya akan kita pelajari, lagi pula siapa yang mau mengelelolah itu, rugi itu pasti. Dan pihak ketiga pun tidak ada yang mau,"pungkasnya.

Berbeda dengan Batanghari, justru sejumlah warga Tungkal mengaku sering mengunjungi Waterboom Batanghari dan berharap Pemkab Tanjabbar dapat membangun waterboom di Kota mereka.

"Kota Kuala Tungkal ini belum ada pusat hiburan keluarga. Banyak warga mengisi liburan bersama keluarga ke Kota Jambi dan Muara Bulian.  Kedua kota tersebut memiliki fasilitas waterboom dan tempat rekreasi keluarga,"ungkap Riswan, warga RT 17 Kelurahan Tungkal IV Kota Kecamatan Tungkal Ilir kepada jambidaily.com, baru-baru ini.

Dia dan sejumlah warga lainnya berharap Pemkab merencanakan pembangunan sarana rekreasi keluarga di Kota Kuala Tungkal sebagai ibukota Kabupaten Tanjabbar.

Diakuinya, Tanjabbar memiliki destinasi wisata alam yang indah, seperti,  Pantai Pasir Putih di Pangkal Babu dan sebagainya.

"Tapi, lokasi tersebut belum ditata rapi dan dikemas dengan baik, sehingga kesannya membosankan. Makanya, kami memilih lokasi luar daerah, hasilnya uang kami menjadi pendapatan bagi daerah lain,"tuturnya.

Senada itu, Ny Mardiana, seorang ibu rumah tangga,  mengaku memiliki hobi traveling, shoping dan wisata keluarga.  

"Saya merasa bingung mencari tempat hiburan keluarga, sehingga ia kerap mengunjungi lokasi Waterboom yang terletak di Muara Bulian Kabupaten Batanghari.  Semoga 2017 mendatang, Pemkab menata tata ruang kota dan mendorong pembangunan tempat hiburan keluarga sepert Mall dan Waterboom,"ungkapnya berharap.(jambidaily.com/RED/RZA)

 

Editor: Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top