Senin, 16 September 2019 |
Ekonomi

Wow...Hasil Sidak Dewan "Diremehkan" PT Rudi Agung Laksana ???

Selasa, 01 September 2015 22:22:21 wib
dewan sidak (copyright google.co.id)

JAMBIDAILY BANGKO – Wakil Ketua DPRD Merangin dan Komisi III DPRD Merangin kembali melakukan sidak ke lokasi pembangunan Jembatan Syamsudin Uban di Ujung Tanjung Pasar Bawah.

Disini DPRD Merangin sempat geram dengan ulah pihak rekanan pelaksana pembangunan yakni PT Rudi Agung Laksana (RAL). Dimana, sidak yang dilakukan, Dewan masih menemukan adanya bangunan sayap landasan pacu menuju jembatan tidak sesuai dengan spek, karena semen yang dicor dengan batu gunung tersebut sangat muda dikelupas oleh tangan. Bahkan coran seman yang dilakukan rekanan sangat mudah hancur hanya diremas dengan tangan.

Meski demikian, janji pihak rekanan dari PT RAL terhadap Komisi III DPRD Merangin yang menyebutkan akan membongkar bangunan tersebut ternyata tidak terealisasi.

Hal ini jelas membuat Wakil Ketua dan Komisi III DRPD Merangin geram. Malah pihak rekanan pun terkesan menantang DPRD Merangin tidak akan membongkar pengerjaan oprit sebelum diperintah oleh PPTK. Dan pihak rekanan disebutkan mencueki intruksi Komisi III DPRD.

“Kita sudah sampai saat ini ternyata tidak diperbaiki. Padahal pekan lalu pihak pelaksana lapangan pembangunan jembatan ini sudah berjanji akan memperbaiki dalam waktu empat hari. Ternyata tidak ada terealisasi. Ini sama saja dengan meremehkan DPRD,” kesal Ketua Komisi III DPRD Merangin Erlambang didampingi Wakil Ketua DPRD Isnedi serta Sekretaris Komisi III DPRD Ashari Elwakas, Senin (31/08).

Untuk itu, terkait temuan ini Komisi III DPRD akan menyurati Dinas
Pekerjaan Umum Provinsi Jambi untuk segera melakukan pembongkaran bangunan tersebut.

“Padahal waktu sidak pekan lalu, pelaksana pekerjaan mengakui hal ini tidak sesuai dengan spek. Janji mau diperbaiki ternyata tidak. Ini
sudah kelewatan,” urainynya.

Makanya, sebut Erlambang Komisi III DPRD bersama Wakil Ketua DPRD Merangin turun kembali kelapangan. Pasalnya, pihak rekanan saat sidak pekan lalu berjanji dalam waktu empat hari akan memperbaikinya.

"Setelah empat hari lebih, ternyata tidak juga diperbaiki. Kita akan surati PU Provinsi termasuk pihak rekanan. Ini hak kita untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan di Merangin. Sebab jangan sampai jembatan ini usai dibangun malah menenal korban dari masyarakat,” jelasnya.

Selain menyurati Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Erlambang mengatakanpihaknya akan kembali mendatangi Dinas PU Provinsi Jambi untuk kembali mempertanyakan hal ini.

“Kita akan ke PU Provinsi Jambi terkait persoalan ini,” tegasnya.

Sementara itu terpisah, Pelaksana Lapangan PT Rudi Agung Laksana (RAL), Yudi dikonfirmasi wartawan, Senin (31/8) sore malah membenarkan jikapihaknya belum melaksanakan pembongkaran terhadap temuan DPRD Merangin tersebut.

Dan pihak PT Rudi pun terkesan menantang dengan menyatakan DPRD tidak berhak untuk memerintahkan pembongkaran pekerjaan fisik yang dilakukan rekanan. Sebab yang berhak memerintah tersebut adalah PPTK kegiatan dari PU Provinsi Jambi.

“Belum bisa dibongkar, DPRD tidak ada wewenang nyuruh kontraktor bongkar bangunan itu. Yang berhak PPTK kegiatan. Kita nunggu instruksi PPTK seperti apa. Apapun instruksi PPTK akan kita laksanakan, “ urai Yudi singkat.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top