Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Kapolda dan Danrem Ajak Perusahaan dan Masyarakat Cegah Karhutla

2 min read

JAMBIDAILY HUKUM – Kepala kepolisian daerah (Kapolda) Jambi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Firman Shantyabudi bersama Danrem 042/Gapu Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI M Zulkifli serta Pemerintah Provinsi Jambi mengajak semua pihak baik perusahaan maupun masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi.

Hal ini disampaikan Irjen Pol Firman Shantyabudi, MSi saat memimpin rapat kerja pengendalian Karhutla di Makorem 042/Garuda Putih bersama Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli dan Kepala BPBD Bacyuni, Kamis.

Kapolda Jambi, Firman Shantyabudi juga minta Satgas Karhutla agar menyiapkan tindakan preventif
atau upaya pencegahan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi pada tahun ini.

Kapolda dalam rapat tersebut juga mengatakan dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi, harus menyiapkan lebih dahulu upaya atau langkah pencegahan (preventif) yang bisa dilakukan langsung kepada masyarakat dan pihak perusahaan.

“Setiap daerah atau kabupaten di Provinsi Jambi harus melakukan tindakan preventif sebagai langkah awal untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan di daerahnya masing-masing,” kata

Kapolda Jambi, Firman Shantyabudi yang dalam rapat itu yang didampingi Karo Ops Kombes Pol Imam S dan Direktur Reserse Kriminal Khsus (Dirreskrimsus) Kombes Pol Edi Faryadi.

Kapolda dalam pertemuan itu juga berharap agar setiap masyarakat dan pelaku perusahaan harus siap siaga sehigga jangan sampai penegakan hukum dari kasus karhutla dilakukan oleh pihak Polda Jambi dan jajarannya dalam kasus karhutla nanti.

“Saya berharap jangan sampai ada api, sehingga langkah terakhir yakni penegakan hukum bisa dieliminasi, karena untuk melakukan penyidikan kasus karhutla itu memutuhkan dana yang sangat mahal,” kata Irjen Pol Firman Shantyabudi.

Selain itu, kesehatan masyarakat juga sangat berarti, dengan adanya lahan yang kebakar banyak menimbulkan efek buruk bagi masyarakat. “Nanti akan kita ubah pola pikir masyarakat untuk tetap menjaga lahan dan jangan membuka lahan dengan cara dibakar,” kata Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi. (Nn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *