Sun. Sep 27th, 2020

Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Kunjungan Pangkogabwilhan I ke RSD Wisma Atlet Kemayoran

2 min read

JAMBIDAILY JAKARTA – Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M. didampingi Kepala Staf Kogabwilhan dan para Asistennya, mengunjungi RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Dalam lawatannya ke Wisma Atlet disambut oleh Kapuskes TNI Mayjen TNI  Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS, M.H., Wapangkogasgabpad Brigjen TNI M. Saleh Mustafa dan Asops Kasdam Jaya Kolonel Inf Yudhi Prasetiyo, S.I.P.

Setibanya di Wisma Atlet langsung menuju posko tower satu lantai 2, Wapangkogasgabpad Brigjen TNI M. Saleh Mustafa menjelaskan tentang situasi dan perkembangan RSD Wisma Atlet diantaranya gangguan tower-4 yaitu jaringan listrik terkendala, sehingga mengganggu dalam proses penanganan pasien yang sedang berjalan dan rencana dengan adanya pemindahan pasien dari tower-4 pindah ke tower-6 dalam waktu dekat, sistem pengamanan Wisma Atlet dan repatriasi / pemulangan WNI dari Luar Negeri terutama dari Arab Saudi, Taiwan dan Abudabi.

Adanya klaster-klaster baru diantaranya dari perkantoran, pasar tradisional, perumahan kumuh dan lain-lain, sehingga menimbulkan peningatan di wilayah DKI pada umumnya.

Kapuskes TNI Mayjen TNI  Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS,M.H. juga menjelaskan tentang kondisi pasien hingga saat ini terus meningkat dikarenakan dengan adanya pengiriman pasien dari puskesmas-puskesmas yang ada di wilayah DKI dan sekitarnya, tentang obat-obatan, relawan dan tenaga medis lainnya yang hingga saat ini tidak ada relawan dan tenaga medis di RSD Wisma Atlet yang terpapar Covid-19.

Dengan adanya lonjakan pasien ini semoga kedepan cepat dapat kita atasi dan dicari solusinya. “Banyak komunikasi di media sosial tapi tidak  melihat orangnya makanya hari ini kita bisalangsung tatap muka,” ucap Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M.

“Ucapan terima kasih kepada seluruh petugas atas kerjasamanya dan jangan bosan untuk mengingatkan kepada seluruh petugas seperti tenaga medis, relawan, pasien  untuk disiplin agar kita tidak terpapar,” ucap Pangkogabwilhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *