Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Mengenal Puasa Tarwiyah 29 Juli 2020 Jelang Idul Adha

2 min read

Umat Islam dapat menjalani puasa tarwiyah pada Rabu, 29 Juli 2020. Tarwiyah berarti proses berpikir. (Adhi Wicaksono)

JAMBIDAILY PENDIDIKAN – Umat Islam dapat menjalani puasa tarwiyah pada Rabu, 29 Juli 2020. Puasa tarwiyah adalah puasa sunah yang dilakukan pada hari tarwiyah yakni setiap 8 Dzulhijjah jelang Idul Adha.

Tarwiyah berarti proses berpikir. Hari tersebut dikaitkan dengan Nabi Ibrahim AS yang menerima mimpi dari Allah SWT. Nabi Ibrahim memikirkan makna mimpi tersebut.

Setelah berpikir sungguh-sungguh, Nabi Ibrahim mengetahui arti mimpi tersebut. Mimpi itu merupakan perintah Allah SWT untuk mengurbankan dan menyembelih Nabi Ismail AS, anak yang sangat dicintai Nabi Ibrahim.

Memaknai peristiwa itu, umat Islam dapat melakukan puasa tarwiyah setiap 8 Dzulhijjah. Puasa tarwiyah juga merupakan amalan sunah yang dapat dilakukan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Nabi Muhammad SAW juga disebut melakukan puasa tarwiyah.

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa sembilan hari di bulan Dzulhijjah, berpuasa di hari Asyura, berpuasa tiga hari di setiap bulannya, puasa Senin pertama dan juga hari Kamis di setiap bulannya,” hadis riwayat Abu Dawud.

Sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah merupakan 10 hari yang dicintai oleh Allah SWT. Sama seperti puasa Arafah, puasa tarwiyah memiliki sejumlah keutamaan di sisi Allah SWT mulai dari amalan yang utama, seperti berpuasa satu tahun, hingga dijauhkan dari api neraka.

“Siapa yang puasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan untuk puasa pada hari tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan puasa hari arafah seperti puasa dua tahun,” hadis yang diriwayatkan Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibnu Abbas

 

Tata cara melakukan puasa tarwiyah sama seperti menjalani puasa wajib di bulan Ramadan. Berikut tata cara puasa tarwiyah.

BACA JUGA:  FKPT-BNPT Cegah Radikalisme dan Terorisme, Tingkatkan Literasi Lawan Berita Bohong 'Ngopi Coi'

1. Diawali dengan niat.
Niat puasa tarwiyah dapat dilafalkan maupun diucapkan dalam hati.
Berikut niat puasa tarwiyah, 8 Dzulhijjah, 29 Juli 2020

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.

Saya berniat puasa sunah Tarwiyah karena Allah ta’ala.

2. Disunahkan makan sahur.

3. Menahan hawa nafsu dari yang membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar ditandai dengan masuknya waktu Subuh hingga tenggelam matahari ditandai dengan masuknya waktu Magrib.

4. Berbuka atau membatalkan puasa di waktu Magrib.

(ptj/chs)/cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *