Sun. Sep 27th, 2020

Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjab Barat Akan Mendirikan Pos Terpadu Pemeriksaan Covid -19

2 min read

JAMBIDAILY – Kuala Tungkal, Bertambahnya Jumlah karyawan dan subkontraktor PT Petrochina International Jabung Ltd yang terkonfirmasi positif Covid-19, Tim Gugus Covid-19 Kecamatan Betara menggelar rapat Koordinasi dalam rangka Pembuatan Pos Pemeriksaan Covid 19, bertempat di kantor Camat Betara Kec. Betara Kab. Tanjab Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh Danramil 03/Tungkal Ilir, Kodim 0419/Tanjab Kapten Inf Suseno usai menggelar rapat, Rabu (29/7/2020).

Lebih lanjut Suseno menjelaskan dengan adanya lonjakan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjab Barat akan memperketat jalur masuk dengan mendirikan Pos Terpadu pemeriksaan Covid-19 terhadap warga yang dari luar Kabupaten Tanjab Barat.

“Dari hasil rapat tadi, Kita sudah akan melakukan pemeriksaan Covid-19 terhadap warga yang dari luar Kabupaten Tanjab Barat yang masuk melalui wilayah Kecamatan Betara Kabupaten Tanjab Barat,” katanya

Selain memperketat jalur masuk, selanjutnya kita juga akan melakukan langkah-langkah lanjut terkait dengan pencegahan seperti melakukan Patroli, kemudian membagikan APD terhadap warga sekitar, baik itu masker maupun sarana cuci tangan.

Dan yang paling menonjol, langkah segeranya, tadi dijelaskan dengan pihak Petrochina, bahwa mereka saat ini sudah menerapkan karantina terhadap kegiatan operasional baik di dalam maupun di luar.

“Seluruh karyawan yang berada di dalam area dijaga tidak bisa keluar lagi selama 14 hari kedepan ini, begitu juga dengan yang diluar, tidak bisa masuk ke dalam area,” sambungnya

Dalam hal ini, Kapten Suseno juga mengharapkan peran serta dari masyarakat, semua masyarakat harus berperan aktif untuk mematuhi protokol kesehatan dan mendukung upaya ini.

“Upaya ini akan sia-sia, manakala masyarakat Kabupaten Tanjab Barat khususnya masyarakat Kecamatan Betara tidak patuh terhadap protokol kesehatan,” imbuhnya

Ditambahkannya, kita Tim Gugus Tugas Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tanjab Barat juga telah menyiapkan tempat isolasi maupun tempat penanganan pasien covid-19 manakala kapasitas di Petrochina sudah over, sudah tidak bisa lagi.

“Dan itu nanti bisa ditangani lebih lanjut ditempat-tempat isolasi yang sudah Satgas tawarkan ini,” ucapnya.

Adapun Pos Terpadu pemeriksaan Covid-19 besok, pada hari Rabu (30/7) sudah mulai aktif bertempat di SP Betara 6, Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara.

Tujuan berdirinya pos tersebut untuk lebih ketat dan selektif terhadap Karyawan maupun Masyarakat umum yang melintas dari luar dan melalui jalan samping PT. Petro China Ltd.

Juga sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai dan menghambat Penyebaran Covid 19.

Disamping itu Tim Gugus Covit 19 akan mengadakan pengecekan terhadap rumah Kontrakan yang berada di Desa Pematang Lumut dan sekitarnya serta
memberikan sosialisasi terhadap Karyawan Perusahaan dan Masyarakat untuk selalu memakai Masker, pungkasnya.

Hadir pada rapat tersebut selain Danramil Kapten Inf Suseno, juga nampak hadiri Kapolsek Betara, AKP Harefa, Camat Betara, Toni E, Kepala Puskesmas Betara, H. Panggung, serta dari BPBD Tanjab Barat, Satpol PP dan Aparatur Desa Pematang Lumut. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *