Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Unjuk Rasa Agresif, Aparat Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Massa di DPRD Provinsi Jambi

2 min read

Foto/Video: Hendry Noesae/jambidaily.com

JAMBIDAILY PERISTIWA – Aksi mahasiswa menolak Omnibus Law Cipta Kerja di DPRD Provinsi Jambi awalnya berjalan dengan tertib, karena agresif aparat menembakan gas air mata.

Dalam pandangan mata jambidaily.com, tidak kurang dari angka 1000 orang massa berasal dari berbagai BEM Kampus yang ada di kota Jambi.

Dimulai Pukul: 08.00 wib massa berkumpul dan melakukan longmarch (Kamis, 08/10/2020) dari Simpang Bank Indonesia kawasan Telanaipura menuju halaman kantor Gubernur Jambi. Massa yang juga terlihat berasal dari pelajar tersebut sempat melakukan aksi bakar ban.

Lalu ke Gedung DPRD Kota Jambi yang letaknya bersebelahan dan telah dijaga ketat oleh aparat keamanan dari berbagai satuan, tampak juga watercanon turut disiagakan.

Beberapa lama setelah massa memenuhi halaman depan gedung parlemen. ketua DPRD provinsi, Edi Purwanto bersama wakilnya Ricky Chandra menemui mahasiswa.

“Kami bersama rekan-rekan, untuk kepentingan rakyat kita berdiri bersama. kami mendukung apa yang menjadi tuntutan serta aspirasi dari rekan-rekan mahasiswa. Jika perlu kita tanda tangani bersama untuk disampaikan ke DPRD RI. Maka mari perwakilan 30 orang kita diskusi kedalam, dan hasilnya kita akan sampaikan bersama disini. Saya mohon maaf karena keterbatasan gedung kita, tidak mungkin menampung semuanya,” Ujar Edi Purwanto.

Mahasiswa tidak menerima dukungan tersebut, massa tersulut untuk menembus barikade polisi juga terlihat lemparan botol air mineral melayang diudara. Aparat terpaksa melepaskan tembakan gas air mata dan watercanon, walaupun massa menjauh namun lemparan batu tetap terlihat.

 

(Hendry Noesae)

BACA JUGA:  Bupati Dan Danlanal Palembang Tanam Mangrove Di Kawasan Pelabuhan Roro

5 thoughts on “Unjuk Rasa Agresif, Aparat Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Massa di DPRD Provinsi Jambi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *