Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Masuk Kawasan Candi Muaro Jambi, Pengunjung Wajib Cuci Tangan dan Gunakan Masker

2 min read

JAMBIDAILY WISATA – Akhir pekan pengunjung telihat ramai terutama libur panjang 28 Oktober s.d 1 November 2020, namun tidak menjadikan tempat wisata itu lepas dari pengawasan protokol kesehatan demi terus menekan penyebaran covid-19.

Pantauan jambidaily.com (Minggu, 1/11/2020), sesampainya di pintu gerbang masuk, pengunjung langsung disapa oleh tim gugus yang bertugas yaitu penggunaan pelindung wajah (masker) yang benar, diarahkan untuk mencuci tangan serta diingatkan agar menjaga jarak saat berada di area percandian.

“Mari, gunakan maskernya yang benar, cuci tangan terlebih dulu ya sebelum memasuki kawasan candi,” Kata salah satu petugas.

Walaupun begitu, 3M protokol kesehatan yang diingatkan baik secara lisan dan terpampang juga pengumuman, masih saja terlihat kurangnya kesadaran pengunjung terkait penerapan 3M.

“Saya melihat masih ada juga pengunjung yang lengah dan terkesan abai dalam penerapan 3M, contohnya memakai masker. Itu sangat disayangkan, semua demi kebaikan kita bersama tentu selayaknya kita terapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya,” Ujar Miftah, salah satu pengunjung.

Menurutnya, pengawasan dari pihak pengelola memang tidak memungkinkan di saat pengunjung ramai memadati kawasan percandian, kesadaran bersama dibutuhkan.

“Pengunjung ramai, saya melihat pengawasan di pintu masuk sudah baik. Ketika di dalam area tentu bukan pengawasnya lagi yang menjadi titik berat, kesadaran bersama dibutuhkan. Pengunjung seharusnya memiliki rasa kesadaran, terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan karena ini area publik,” Tandas Miftah.

Kawasan candi Muaro Jambi, menjadi salah satu pilihan favorit keluarga untuk berlibur diakhir pekan. Baik bagi warga kabupaten Muarojambi dan sekitarnya, terutama warga kota Jambi yang hanya berjarak 26 kilometer.

Candi Muaro Jambi merupakan Kompleks percandian terluas di Asia Tenggara dan terbesar di pulau Sumatera, terletak pada tanggul alam kuno Sungai Batanghari. Situs mempunyai luas 12 km persegi, panjang lebih dari 7 kilometer, terbentang dalam area sebesar 260 hektar.

BACA JUGA:  10 “Kepala Daerah Muda” Calon Penerima Anugerah Kebudayaan PWI 2021

Terletak di Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muarojambi, provinsi Jambi, Indonesia, tepatnya di tepi Batanghari. Dan sejak tahun 2009 Kompleks Candi Muaro Jambi telah dicalonkan ke UNESCO untuk menjadi Situs Warisan Dunia.

 

(Hendry Noesae)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *