Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

PALAMJAMBE Resmi Dibuka, Perupa Berharap Gelaran ini Menjadi Andalan

3 min read

Kepala TBJ Bersama Beberapa Seniman Rupa Jambi/Foto: Alhendra Dy-Jambidaily.com

JAMBIDAILY SENI, Budaya – Pameran senirupa Palembang, Lampung, Jambi, Bengkulu (PALAMJAMBE) resmi dibuka hari ini (Selasa, 10/11/2020) di Taman Budaya Jambi (TBJ).

Salah satu perupa Edi Fahyuni asal Kota Palembang, provinsi Sumatera Selatan kepada jambidaily.com menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan PALAMJAMBE dengan harapan dapat terus dilaksanakan secara kontinuitas.

“Kita harus syukuri kepedulian pihak TBJ menghimpun senirupa dalam tiga tahun terakhir konsisten mengadakan pameran. Semoga kedepan walaupun kepala TBJ berganti program tersebut akan tetap dilaksanakan,” Ujar Edi Fahyuni.

“Keinginan itu saya pikir mewakili semua kawan-kawan, kalau sudah ngelukis tak mungkin menunjukan satu-satu karya kepada masyarakat, maka inilah event yang menyatukan dan juga mampu mengangkat harkat seni rupa,” Tambahnya.

Menurutnya, geliat karya seni rupa di Sumatera khususnya itu berbeda dengan di luar pulau Sumatera, seperti pulau Jawa.

“Kita ini berbeda dengan luar (pulau Jawa-red), untuk memasarkan seni rupa di Sumatera itu butuh waktu kalau di pulau Jawa sangat berbeda. Intinya pekerja seni rupa harus aktif dan kreatif. Event ini dalam rangka menunjukan pada masyarakat apa itu seni rupa, idealnya satu tahun minimal dua kali pameran,” Terang Edi Fahyuni.

“Bagaimana kita menjelaskan pada masyarakat, setiap lukisan kepada masyarakat, inilah pekerjaan rumah pekerja. Besar harapan kita PALAMJAMBE menjadi event andalan,” Pungkasnya.

Pemeran yang menghadirkan 51 perupa tersebut dibuka secara langsung oleh Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, DR Sri Purnama Syam SST M.Sn.

Sementara itu, Didin Sirojudin S.Sn Kepala TBJ dalam kata sambutannya. Ini merupakan salah satu program kerja TBJ di tahun 2020, Pameran seni rupa ini diharapkan dapat memberi ruang informasi dan apresiasi khusus bagi pelaku, pemerhati dan penikmat seni sehingga pada akhirnya bermuara pada lahirnya kandidat-kandidat perupa kreatif dan produktif yang tetap memegang teguh nilai-nilai lokalitas daerah.

BACA JUGA:  Patuh Prokes, De’tones by Afgan Jambi Rutin Sterilisasi dan Perketat Kedatangan Pengunjung

“Ini adalah bentuk pembinaan dan pengembangan yang dilakukan oleh Taman Budaya berupa kegiatan laboratories seperti pengkajian, revitalisasi, pengolahan dan eksperimentasi seni yang ditujukan untuk generasi muda sebagai bentuk upaya menanamkan kepedulian untuk menciptakan ruang pemikiran dan kecintaan terhadap kesenian lokal sehingga tercipta produktivitas seni dan budaya kreatif,” Tandas Didin.

(DR Sri Purnama Syam SST M.Sn/Foto: RR-Jambidaily.com)
(Didin Sirojudin S.Sn Kepala TBJ/Foto: RR-jambidaily.com)
(Edi Fahyudin/Foto: RR-Jambidaily.com)

KURATORIAL

Masyarakat Indonesia pada umumnya, meyakini mitos mengandung nilai yang dipercaya kebenarannya. Meski hidup di zaman modern, mitos masih memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Mitos memberikan manusia sesuatu untuk dipercayai dan ditakuti; mitos juga membawa harapan bagi manusia. Jika tidak ada mitos, tidak ada nilai untuk mengatur aktivitas kehidupan manusia. Hal ini bisa terjadi karena mitos memiliki fungsi sebagai pedoman etika mana yang baik dan mana yang buruk dari perilaku manusia dan etika di masyarakat.

Terlepas dari sebuah keyakinan, nilai-nilai mitos memiliki nilai yang secara implisit menghendaki agar manusia mampu memaknai nilai tersebut dalam kehidupannya.

Di zaman sekarang, nilai-nilai dalam mitos dipelihara, diturunkan serta disikapi melalui media dan persepsi masyarakat modern. Nilai-nilai utama mitos ditambah dengan persepsi modern akan melahirkan persepsi baru yang berujung pada pembuatan cerita mitos baru. Hal ini menunjukkan bahwa mitos selalu berkembang, nilai-nilai inti yang disampaikan selalu sama dan berupa pedoman agar manusia dapat survive di lokasi atau situasi tertentu.

Sehubungan dengan hal tersebut, tema mitos dalam pameran seni rupa PALAMJAMBE tentu akan menarik kita cermati karena dapat merangsang seniman untuk merekontruksi atau mendekonstruksi pemahaman masyarakat tentang mitos serta mengkomtemplasikannya melalui karya rupa.

BACA JUGA:  Taman Budaya Jambi Berikan Anugerah pada Dua Maestro Seni

Palamjambe tahun 2020 mengangkat tema ‘Mitos’ dilaksanakan Dinas kebudayaan dan pariwisata (Disbudpar) provinsi Jambi melaui UPTD Taman Budaya Jambi (TBJ), berlangsung 10 s.d 17 November 2020 di Taman Budaya Jambi, jalan Sei Arbai I, Sungaikambang, Telanaipura, Kota Jambi.

Berikut perupa yang hadir:

(Hendry Noesae)

 

 

Berita Terkait:
Saksikan ‘Mitos’ dalam Pameran ‘PALAMJAMBE’ di Taman Budaya Jambi

1 thought on “PALAMJAMBE Resmi Dibuka, Perupa Berharap Gelaran ini Menjadi Andalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *