Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Naaaah.!! Pemuda Ini Nekat Ngaku Dosen Untuk Menyerang Lawan Politik Paslon Rasyid-Mustakim

3 min read

 

JAMBIDAILY TANJABTIM – Azwar anas yang mengaku sebagai salah satu Dosen Perguruan Tinggi Ekonomi Syari’ah Al – Mujaddid di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang membuat pernyataan  di beberapa media online dengan menyerang Paslon no urut 2 Romi-Robby yang merupakan lawan politik Paslon no urut 1 Rasyid-Mustakim sepertinya akan berbuntut ke persoalan hukum.

Pasalnya, Dr. Wargo, M.Pd, selaku Ketua STIES Al – Mujaddid Tanjabtim membantah kalau Azwar Anas merupakan Dosen di Sekolah Perguruan Tinggi Ekonomi Syari’ah Al – Mujaddid seperti dalam pemberitaan yang dimuat disalah satu media online tertanggal 11 November 2020.

Dalam pemberitaan tersebut, Azwar Anas ditulis sebagai Akademisi Tata Negara dan merupakan Dosen STAI Al Mujadid Tanjab Timur. Padahal, Azwar Anas bukan lah sebagai Dosen di STIES Al-Mujaddid seperti dalam pemberitaan.

Wargo menegaskan, kalau pernyataan ini sangat merugikan Kampus STIES Al-Mujaddid. Dan ia berharap, agar penyataan tersebut segera diklarifikasi kepada masyarakat luas.

“Harus di klarifikasi mas, apa lagi disitu disebutkan STAI Al – Mujaddid. Mana ada di Tanjab Timur ini STAI Al – Mujaddid, ini kan sudah mengarah ke STIES Al-Mujaddid,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan STIES Al-Mujaddid Tanjab Timur, Sisran, M.Pdi juga membantah kalau Azwar Anas merupakan salah satu Dosen di STIES Al-Mujaddid. Terkait hal tersebut, membuat dirinya naik pitam.

“Ini sudah sudah mengarah ke pencemaran nama baik atas institusi kami, sehingga kami meminta kepada oknum tersebut untuk segera melakukan klarifikasi terkait pencatutan nama baik institusi kami. Karena kami tidak terlibat politik praktis dan bersifat netral, beropini itu sah sah saja tapi jangan sampai mencatut nama baik kampus kami,” sebutnya.

BACA JUGA:  Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Siap-Siap Bayar Denda

Sisran mengatakan, kalau oknum yang mengatasnamakan Dosen tersebut harus meminta maaf dan mengklarifikasi kepada pihak STIES Al-Mujaddid. Jika tidak, permasalahan ini akan dibawa ke jalur hukum. “Kami akan melaporkannya dengan UU ITE karena sudah mencatut nama baik institusi kami,” katanya.

Dalam pemberitaan yang dimuat di salah satu media Online tersebut, Azwar Anas menanggapi statement calon Bupati nomor urut 2 yaitu H. Romi Hariyanto yang mengikuti debat kandidat dan menyampaikan “Salah Boleh Bohong Jangan”.

Sementara itu, Ketua Media Center Romi – Robby, Sulpani menyayangkan dugaan adanya upaya menghalalkan segala cara untuk menjatuhkan kandidat mereka. Menurut Sulpani apa yang diutarakan Azwar dalam pemberitaan tersebut sangat tendensius dan berupaya menggiring opini tak realistis. “Bagaimana bisa dia mengatakan bahwa closing statement kandidat kami itu menyesatkan?, maksudnya kan jelas bahwa salah itu sifat manusiawi namun bohong itu jelas disengaja dan tak patut,”ucap Sulpani.

Ditambahkannya, dia tak mau ikut campur soal dugaan pencatutan nama universitas STIES Almujaddid. “Soal itu kami tak mau berkomentar, kami percaya proses hukum bisa ditegakkan dengan profesional oleh Polres Tanjabtim, dan yang paling berhak mempersoalkan ini tentu yang merasa dirugikan dalam hal ini pihak universitas,” beber Sulpani.

Senada dengan Sulpani, ketua tim pemenangan R2, Ariyandi juga enggan berkomentar jauh tentang persoalan tersebut. Ariyandi hanya menyayangkan jika kelak terbukti hal itu adalah pencatutan maka dia menilai hal itu sungguh tak elok. “Kami tak mau berandai – andai, kita lihat saja prosesnya nanti. Jika terbukti tentu sangat disayangkan bahwa kita semakin tak menghargai lagi pentingnya untuk tidak berbohong, apalagi jika berbohong jadi kebiasaan,”tutupnya.

Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *