Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Fakta-fakta di Balik 5 Mitos Seks yang Kerap Beredar

2 min read

Fakta-fakta di balik mitos seks (Foto: thinkstock)

JAMBIDAILY KESEHATAN – Berbagai informasi seputar seks sudah sangat mudah diakses. Namun ada beberapa mitos seputar seks yang menyesatkan dan dipercaya masyarakat.

Mitos seputar seks dapat menimbulkan kesalahpahaman bagi masyarakat tentang informasi seks. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui fakta dalam berhubungan seks.

Dikutip dari The Healthy, berikut mitos-mitos yang masih banyak dipercaya.

1. Mitos: Seks memicu serangan jantung

Muncul anggapan bahwa seks dapat menimbulkan serangan jantung. Namun hal ini tidak benar karena seks selalu dikaitkan dengan kesehatan jantung.

Sebuah studi di The American Journal of Cardiology, menemukan bahwa pria yang melaporkan berhubungan seks dua kali seminggu atau lebih, memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular dibandingkan pria yang berhubungan seks sebulan sekali atau lebih jarang.

Kemungkinan terkena serangan jantung saat berhubungan seks juga dianggap sangat rendah. Kenyataannya, aktivitas fisik yang dilakukan kebanyakan orang saat berhubungan seks mirip dengan menaiki dua anak tangga.

2. Mitos: Pria memikirkan seks setiap 7 detik

Sebuah studi di Journal of Sex Research menghilangkan mitos ini. Studi tersebut meneliti berapa kali sebenarnya pria dan wanita benar-benar memikirkan tentang seks dalam sehari.

Temuan tersebut mengungkapkan bahwa pria berpikir tentang seks jauh lebih sedikit daripada yang dipikirkan. Rata-rata pria memiliki sekitar 19 pemikiran seks per hari, bukan hampir 8.000 pikiran per hari seperti yang dikatakan pria memikirkan seks setiap tujuh detik. Sedangkan untuk wanita, mereka rata-rata memikirkan 10 pemikiran tentang seks.

3. Mitos: Seks tingkatkan performa olahraga

Mitos ini telah diperdebatkan selama bertahun-tahun. Pelatih sering menyuruh atlet mereka untuk tidak berhubungan seks sebelum pertandingan atau kompetisi besar.

BACA JUGA:  Hasil Swab 19 Orang Terdekat Wali Kota Jambi, Terkonfirmasi Negatif

Namun, sebuah studi dalam Jurnal Frontiers in Physiology tahun 2016, menunjukkan bahwa seks berdampak kecil pada performa atletik dan sebenarnya bisa memberi efek positif.

4. Mitos: Tiram dan cokelat dongkrak libido

Tidak ada penelitian yang menunjukkan efek peningkatan gairah seksual dari tiram. Kedua makanan ini memang mengandung banyak zinc untuk meningkatkan kualitas sperma. Akan tetapi, para ilmuwan tidak menemukan bahan khusus yang menunjukkan bahwa kedua makanan tersebut memiliki efek meningkatkan gairah seksual.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa coklat dikaitkan dengan penurunan tekanan darah dan meningkatkan fungsi pembuluh darah lebih baik. Hal ini dapat meningkatkan aliran darah ke penis yang penting untuk ereksi.

5. Mitos: Wanita harus penetrasi untuk orgasme

Tidak semua wanita mengalami orgasme selama seks penetrasi vagina. Faktanya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sex and Marital Therapy, menemukan bahwa hanya 18,4 persen wanita yang mengatakan intercourse saja dapat membuat mereka mengalami orgasme, sementara 36,6 persen mengatakan rangsangan klitoris diperlukan untuk orgasme saat berhubungan seks.

Sementara itu, 36 persen tambahan menunjukkan bahwa, meskipun rangsangan klitoris tidak diperlukan, orgasme mereka terasa lebih baik jika klitoris mereka dirangsang saat berhubungan.

 

(detik.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *