Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Lakukan Peningkatan Jalan, Hutri Randa: Ini Bentuk Kepedulian Pemerintah Terhadap Warga

2 min read

JAMBIDAILY, SUNGAIPENUH – Pembangunan infrastruktur di wilayah Kota Sungaipenuh terus berjalan. Pembangunan terus dilakukan langsung Pemkot Sungaipenuh juga sampai di tingkat desa, khususnya pembangunan jalan.

Salah satu pembangunan jalan yang dilakukan Pemkot Sungaipenuh seperti yang dilakukan di Bandar Nik, Dusun Sri Menanti, Desa Koto Dian, Kecamatan Hamparan Rawang.

Jalan yang dulu kondisinya baru selesai tahap pengerasan kini telah dibangun oleh Pemkot Sungaipenuh melalui dinas PUPR.

Pembangunan ruas jalan ini cukup penting mengingat jalan ini merupakan akses perekonomian dan pertanian warga sekitar.

Pembangunan jalan tersebut terang saja disambut gembira warga. Salah satu warga Desa Koto Dian Edi Zarman, menyambut baik pembangunan jalan tersebut. Menurut dia, selama ini warga harus menempuh jalan yang rusak dan becek. Dengan adanya pembangunan jalan ini, warga sangat senang, gembira, dan bisa memanfaatkannya untuk aktivitas usah dan pertanian warga.

“Tentu saja kami sangat gembira jalan ini dibangun oleh Pemerintah Kota Sungaipenuh. Ini merupakan bentuk perhatian bagi para warga karena jalan ini sangat penting dan sudah lama rusak,” ungkap dia, Jum’at (27/11/20).

Edi berharap, dengan dibangunnya jalan ini, akses perekonomian masyarakat desa semakin mudah dan bisa membawa kemajuan perekonomian desa.

Selain itu, Kiswanto warga setempat juga berterima kasih kepada Pemkot Sungaipenuh yang telah berupaya untuk melakukan pembangunan jalan tersebut.

“Kami juga berterimakasih kepada Pemkot Sungaipenuh atas telah dibangunnya jalan di Dusun Sri Menanti ini,” ucapnya.

Terkait rencana pembangunan jalan ini, menurut Anggota DPRD Kota Sungaipenuh Hutri Randa, merupakan wacana pada tahun 2019 lalu. Namun baru saat ini rencana tersebut bisa terealisasi. Jalan tersebut dibangun sepanjang lebih 400 meter dengan lebarnya bervariasi sesuai kondisi dilapangan. Untuk pembangunan jalan ini setidaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp 500 juta dari APBD 2020.

BACA JUGA:  Surat Bersama Dikirimkan ke PBB untuk Menghentikan Pelanggaran HAM dan Penindasan Keagamaan di Korea Selatan

“Pembangunan jalan ini bentuk kepedulian pemerintah kepada warga, yang kita usulkan pada 2019 lalu dan baru kali ini direalisasikan. Dengan menggunakan pagu anggaran Rp. 500 juta,” ungkap Randa.(SK*/Advertorial)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *