Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Covid-19 Bukan Halangan, 3 Dekade Menjadi Guru Si Joni Berbagi Kebahagiaan

6 min read

Joni di JNE Jambi pada Momen Natal 2020/Foto: Ist-Jambidaily.com

Oleh Hendry Nursal

JURNAL – Sejak diumumkan masuknya kasus pertama Corona Virus Diseases (Covid-19) 2 Maret 2020 secara nasional dan 23 Maret 2020 yang lalu di provinsi Jambi, tidak sedikit perusahaan goyah. Si Joni turut merasakan akibat dihentikannya berbagai aktivitas, daya beli masyarakat melambat, dan ruang gerak dipersempit.

Ditengah ketidakpastian, begitu banyak tersiar keputusan berbagai perusahaan dari berskala kecil hingga besar memutus hubungan kerja dengan para karyawan mereka demi bertahan, namun tidak sedikit pula pada akhirnya mengalami kondisi terburuk gulung tikar alias bangkrut.

Baru ada angin segar, ketika diberlakukannya tatanan kehidupan baru (New Normal) di masa covid-19 dengan ketentuan protokol kesehatan yaitu 3M; Menjaga Jarak, Memakai Masker, Mencuci Tangan. Hal itu kembali memberikan semangat yang baru, sebab aktivitas mulai terlihat meskipun belum penuh, daya beli masyarakat mulai merangkak naik, dan ruang gerak terasa mulai longgar.

Terlepas dari peristiwa diatas yang belum usai hingga saat ini, Joni masih tetap kokoh dan mampu bertahan, Joni teruji di segala kondisi, tak terpengaruh cuaca. Dia kurir handal, sang ksatria tidak mengenal lelah mengantarkan kebahagiaan yang ditopang para Srikandi.

Tetapi tak dapat dipungkiri, pengalaman Joni menjadi guru terbesar bagi keberlangsungannya menjaga stamina serta kemampuan bertahan karena satu tujuan menjaga kebahagiaan pelanggannya juga tak menyurutkan jiwa kedermawannya berbagi kepada sesama.

Lantas siapa sosok Joni yang kita bicarakan? dari berbagai sumber yang dikumpulkan jambidaily.com, Joni adalah singkatan dari JNE Ontime Integrator. Joni menjadi maskot resmi JNE buah karya dari Arie Kurniawan, Design Promotion Unit Head JNE.

Joni merupakan cermin dari Ksatria PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang memiliki karakter sesuai dengan nilai-nilai perusahaan yaitu jujur, disiplin, tanggung jawab dan visioner. Joni menggunakan atribut yaitu topi merah melambangkan keberanian juga kegigihan dalam mengantarkan kiriman serta selalu memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan.

JNE perusahaan karya anak bangsa didirikan oleh Alm. H Soeprapto Soeparno, sejak 26 November 1990 dengan Visi: Untuk menjadi perusahaan rantai pasok global terdepan di dunia, dan Misi: Untuk memberi pengalaman terbaik kepada pelanggan secara konsisten

JNE memulai kegiatan usahanya yang terpusat pada penanganan kegiatan kepabeanan/impor kiriman barang/dokumen serta pengantarannya dari luar negeri ke Indonesia.

 

Semangat Melewati Pandemi ‘Berbagi Kebahagiaan’

Tantangan didepan mata yang dihadapi JNE karena pandemi menjadi cambuk terkuat bagi semangatnya untuk menembus batas dalam melewati pandemi, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga menjaga rasa kebersamaan.

BACA JUGA:  Perjalanan Betuah (28)

Buktinya jika kita melihat JNE di cabang khususnya Jambi, menujukan kepedulian terhadap tenaga medis yang berjibaku sebagai benteng pertahanan terakhir “Kami peduli tenaga kesehatan, mereka dengan penuh tanggung jawab bahkan jiwanya juga menjadi taruhan demi menolong masyarakat luas di masa covid-19. Kami berkontribusi bantuan kepada tim medis di rumah sakit siloam Jambi,” Ungkap Jacksen, Kepala Cabang JNE Jambi (Jum’at, 25/12/2020).

Jacksen mengatakan selama pandemi, jasa ekspedisi tidak terlalu besar efek yang dirasakan. Di tahun 2021 JNE mengalami kenaikan 10 persen. “Untungnya di masa pandemi ini tidak begitu mempunyai efek di jasa ekspedisi, dan untuk target 2021 optimis kenaikan 10 persen. Yang bisa kita lakukan adalah kita harus tetap optimis dan siap memberikan pelayanan prima kepada pelanggan dan tetap menjalankan protokol covid-19 di semua jajaran dalam menjalankan operasional perusahaan. Tentu saja jangan lupa juga kita semua berdoa pandemi segera berakhir,” Bebernya.

JNE Jambi pertama kali hadir pada tahun 1999, artinya telah memasuki usia 21 tahun hingga saat ini. Bukanlah pemain baru dalam dunia ekpedisi di Jambi “Kami hadir pertama tahun 1999 yang hanya memiliki 3 orang karyawan dan kini sudah mencapai 240 lebih,” Ujar Jacksen.

“Harapan kami tetap bisa memberikan pelayanan terbaik, memberikan kebahagiaan untuk pelanggan, terutama di wilayah Jambi,” Tandasnya menambahkan.

(Jacksen Kepala Cabang JNE Jambi/Foto: Ist-Jambidaily.com)

Tidak hanya di Jambi, dalam skala nasional dari data yang diberikan Khairul Amri Tanjung, Public Relations Regional Sumatera/Media Relations Department, kepada jambidaily.com (Jum’at, 25/12/2020) Total kiriman 1.212 di tahun 2020 dan itu mengalami peningkatan 15-20 persen bila dibandingkan dengan total kiriman di tahun 2019.

“Kebutuhan masyarakat akan layanan jasa pengiriman ternyata semakin tinggi di era pandemi. Adanya pembatasan penerbangan in-out luar negeri menyebabkan kiriman crossborder menurun tajam. Peningkatan signifikan berasal dari pengiriman transaksi e-commerce domestik. Kami juga mendapat pengecualian dari pemerintah untuk tetap bisa beroperasi melalui Surat Rekomendasi KEMENKOMINFO No. 728/DJPPI.6/PI.05.02/03/2020 tanggal 30 Maret 2020 tentang Upaya Penanganan Covid-19 sektor Pos dan Informatika,” Jelas Khairul.

“Dibandingkan tahun lalu masih terdapat pertumbuhan. Namun bisa melihat ke depan, secara makro kita saat ini memasuki era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) dan secara cepat berubah dari VUCA menjadi TUNA (Turbulence, Uncertainty, Unprdictability, Novelty, Ambiguity),” Tambahnya lagi.

BACA JUGA:  Mengapa Alharis?

Rupanya hasil yang diraih menjadikan JNE semakin ringan tangan berbagi kepada sesama, menuaikan tanggung jawab sosial kepada masyarakat, buktinya JNE meraih dua tahun berturut-turut 2019 dan Anugerah BAZNAS Award 2020 sebagai Perusahaan dengan Corporate Social Responsibility (CSR) Terbaik.

Penghargaan itu menjadi pemicu semangat JNE untuk terus berbagi, memberi, dan menyantuni di seluruh Indonesia seperti prinsip yang ditanamkan oleh pendiri JNE, Alm. H. Soeprapto Soeparno.

 

Penghargaan demi Penghargaan

Nilai-nilai yang ditanamkan JNE sejak kelahirannya; Jujur, Disiplin, Tanggung Jawab, dan Visioner membuahkan berbagai ganjaran berupa penghargaan, dari swasta dan pemerintah, dalam juga luar negeri.

Diantaranya: The Best Industry Marketing Champion 2016 For Logistic Sector, Brand Asia Award 2018 category Top 10 Strongest Brand in Indonesia, Brand Asia Award 2018 category Silver Champion Transportation & Logistic, Rekor Muri Sajian Nasi Liwet Terbanyak (2019-MURI), Penyelenggara Pos Inovatif 2019 (Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia) dan 113 penghargaan lainnya.

Penghargaan bergengsi lainnya dan mampu dipertahankan JNE sebanyak 7 kali dari tahun 2014 hingga 2020 ialah Top Brand Award 2020 kategori Courier Service.

Top Brand Award diberikan untuk merek-merek unggul dengan performa yang luar biasa di pasar Indonesia. Pemberian penghargaan dilakukan dengan mengacu pada Top Brand Index, yang merupakan survei resmi Top Brand dengan metodologi yang dioperasikan secara independen oleh Frontier Research.

Dalam Top Brand Award 2020, JNE sangat perkasa mampu meraih poin Top Brand Index (TBI) sebesar 27.3% atau lebih besar dibanding perusahaan sejenis lainnya. Poin tersebut didapat setelah Majalah Marketing dan Frontier Resarch Group melakukan riset di 15 kota, dengan survey terhadap 12.000 responden.

“Mewakili seluruh karyawan dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar – besarnya kepada Majalah Marketing beserta Frontier Group atas penghargaan Top Brand Award 2020 kategori Courier Service”. Sebagai penghargaan bergengsi, Top Brand Award diberikan kepada merek-merek yang mendapatkan predikat “TOP”, tutur Mohamad Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE dalam keterangan tertulis yang diterima jambidaily.com (Jum’at, 27/11/2020).

“Penghargaan ini pun dianugerahkan kepada JNE tepat di bulan istimewa bagi seluruh karyawan JNE di seluruh Indonesia, yaitu bulan November. Di bulan ini pula JNE tepat 30 tahun mengemban amanah untuk mengantarkan paket ke seluruh pelanggan di Indonesia. Kami juga melaksanakan beragam program CSR di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Kami berharap berbagai program dan langkah JNE, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” Tutup Mohamad Feriadi Soeprapto.

BACA JUGA:  Perjalanan Betuah (7)
(Logo 30 Tahun JNE/Foto: jne.co.id)

Pengalaman 3 Dekade Menjadi Guru

Laman resmi JNE jnewsonline.com melansir tahun 2018 Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 mengambil tema ‘Mengantarkan Kebahagiaan’, tahun 2019 HUT Ke-29 ‘Bersama Indonesia’ dan tahun 2020 HUT Ke-30 di 3 Dekade usia JNE bertema ‘Bahagia Bersama’

Arie Kurniawan Design Promotion Unit Head, Ksatria JNE pembuat logo HUT menuturkan bahwa Angka 30 itu perjalanan 3 Dekade dan Filosofinya adalah JNE Suka Memberi, Menyantuni dan Menyayangi, disingkat 3M.

Tiga telapak tangan merupakan  tangan anak yatim, berangkat dari pemahamannya bahwa sejak didirikan JNE mempunyai kebiasaan memberi, menyantuni dan menyayangi para anak yatim juga kaum dhuafa, inilah doas erta dukungan bagi keberkahan perusahaan.

Gambar tiga telapak tangan juga mencerminkan JNE, yang mempunyai nilai-nilai spiritual. Hal itu diwujudkan dengan selalu memberi, menyantuni dan menyayangi anak yatim, fakir miskin, para tuna netra, janda tidak mampu dan kaum dhuafa lainnya.

Sementara untuk warna merah bermakna berani, bergairah, semangat, bergerak cepat menyikapi setiap perubahan dan tantangan yang ada, serta menciptakan perasaan gembira atau bahagia. Adapun warna orange bermakna hangat, kreatifitas, kemakmuran, keramahan, optimis dan percaya diri.

(Presiden Direktur (tengah) bersama dua direktur JNE/Foto: jne.co.id)

Secara Internal, Telapak tangan menggambarkan JNE selalu kompak dan penuh kebersamaan. Lalu tagline ‘Bahagia Bersama’ merupakan masukan dari Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto.

Tagline ‘Bahagia Bersama’ gabungan dari tagline HUT ke-28 ‘Mengantarkan Kebahagiaan’ dan HUT ke-29 ‘Bersama Indonesia’. Tulisan tagline ‘Bahagia Bersama’ yang posisinya miring ke atas bermakna kecepatan dan kemajuan, serta merepresentasikan visi – misi perusahaan untuk mengantarkan kebahagiaan ke seluruh Indonesia.

“JNE berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan Negara ini dengan memberikan solusi kepada masyarakat supaya kehidupan menjadi lebih baik dan mudah. JNE berprinsip bahwa pelanggan itu adalah raja dan selalu konsisten dalam melayanai dan membina hubungan baik dengan pelanggan dan lingkungan,” Tulis Mohammad Feriadi, presiden direktur JNE.

Tantangan demi tantangan dihadapi JNE, tetapi pesan sang pendiri dipegang teguh oleh ksatria dan srikandi JNE, sehingga berbuah penghargaan atas prestasi juga ketulusan berbagi dengan sesama. Bukan menjadi penghalang maupun suatu kesombongan dalam menghadapi masa pandemi, namun semangat berbagi selama 3 dekade menjadi guru pemberi tenaga terkuat mereka.

 

 

*Penulis Adalah Wartawan Jambidaily.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *