21/09/2021

Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Bukan Orakel, Demokrat Koalisi Dengan Rakyat ‘Total War’ Lawan Corona

5 min read

JURNAL OPINI – Sejak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) diumukan telah terdeteksi ada di Indonesia pada 2 Maret 2020, Partai Demokrat telah bergegas berada di tengah masyarakat bahkan sang bintang bersinar tiga menunjukan kehadirannya sebagaimana wawasan tiga kesatuan yaitu nasionalis-religius, humanisme dan pluralisme berdiri paling depan untuk memulai perlawanan terhadap wabah yang telah melanda dunia.

Wabah yang mendorong bangsa-bangsa di dunia berada dalam krisis darurat bencana, tentunya sangat berbahaya; menghantui keselamatan jiwa manusia dan berpotensi memporak-porandakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya pondasi sosial-ekonomi. Begitu kalimat pembuka yang tertuang dalam rekomendasi dilayangkan partai Demokrat, tertanda tangan ketua umum H.Agus Harimurti Yudhoyono, pada 20 Maret 2020.

Kala itu per 19 Maret 2020, teridentifikasi 309 pasien berstatus positif. Demokrat mendukung juga menggapresiasi setiap langkah yang diambil pemerintah agar dapat menanggulangi virus makin tepat dan efektif. Demokrat memandang kondisi wabah, bergandengan tangan dan bersatu padu dengan semangat membara sehingga pemerintah sukses menyelamatkan rakyat.

Tidak sebatas apresiasi dan berdiam diri, Demokrat hadir untuk turut berkontribusi, turut menjadi bagian dari solusi, enam sikap sumbangsih pemikiran, yaitu:

  1. Melakukan “lockdown” dalam jangka pendek, terutama di kota• kota yang paling berat terinfeksi Corona, sampai dianggap aman untuk dibuka kembali.
  2. Melakukan upaya penghentian penyebaran virus Corona di seluruh Indonesia secara intensif, masif dan terkoordinasi.
  3. Melakukan realokasi anggaran dan prioritas pembiayaan yang diperlukan dalam operasi penanggulangan virus Corona, utamanya fasilitas kesehatan.
  4. Memberikan bantuan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang sangat terpuruk dalam krisis.
  5. Merumuskan dan menjalankan kebijakan (policy response) serta tindakan pemerintah untuk menanggulangi gejolak ekonomi yang serius saat ini.
  6. Melakukan kerja sama dengan negara lain, diantaranya untuk pengadaan alat kesehatan, khususnya test kit; serta agar dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa ditemukan dan di produksi vaksin anti-virus Corona.

Solusi dan saran dari Demokrat yang ditujukan kepada pemangku kebijakan juga diimplementasikan kepada internal dengan memberikan instruksi Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona. Demokrat tidak pula sebatas memberikan rekomendasi, bicara tanpa kerja, sebatas kata tanpa fakta.

BACA JUGA:  Menggugat Eksistensi Teater Kampus

Perkembangan dunia atas apa yang diumumkan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang telah ditetapkan sebagai pandemic global oleh World Health Organization (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020, ketua umum memberikan kebijakan partai yang menyeluruh dan bersifat semesta, dengan mendayagunakan segenap sumber daya untuk melawan Covid-19.

Para kader ditegaskan pola hidup sehat, membersihkan rumah, tindakan sanitasi, menjaga daya tahan tubuh dengan cara konsumsi makanan sehat, vitamin, menjaga kondisi fisik yaitu berolahraga dan istirahat teratur terutama penerapan protokol kesehatan 3M; Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Memastikan kepada seluruh pengurus partai agar semua agenda dan kegiatan partai yang mengharuskan kehadiran fisik, apalagi pengumpulan massa, agar DITIADAKAN atau DIKURANGI (sesuai dengan tingkat kerentanan daerah masing-masing). Koordinasi dan komunikasi, serta kerja-kerja politik agar dilakukan melalui teleconference atau aplikasi lain berbasis internet yang mendukung,” isi Instruksi ketua umum Nomor: 01/Instruksi/DPP-PD/III/2020.

Tindakan nyata untuk berada di tengah-tengah masyarakat menjadi hal utama Demokrat, para kader partai, terutama yang menjadi Kepala Daerah dan Anggota Legislatif untuk melakukan aksi nyata dengan cara menghimpun dan mendistribusikan bantuan, dengan tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan dirinya. Bantuan yang dimaksud ditujukan baik bagi para pekerja medis yang menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Corona, maupun bagi masyarakat yang paling membutuhkan di daerah masing-masing. Bantuan bisa dalam bentuk perlengkapan medis seperti masker, hand sanitizer, sarung tangan, Alat Perlindungan Diri (APD) maupun cairan disinfektan untuk ruang-ruang publik.

Demokrat mengerahkan seluruh kemampuan dan tangan-tangannya yang berada dalam posisi kepala daerah, legislatif hingga di parlemen pusat yaitu Ketua Fraksi PD DPR-RI agar membantu pemerintah dengan cara merelokasi anggaran dan prioritas pembiayaan untuk melawan covid-19, menjalankan kebijakan dalam upaya menanggulangi gejolak ekonomi serta kerja sama dengan negara lain dalam pengadaan alat kesehatan.

Meskipun begitu, partai Demokrat terus mengingatkan kadernya dapat membaca situasi dnegan cepat, melihat tren peristiwa, melihat ketidaksiapan para pemangku kebijakan di berbagai daerah. Akibatnya, tingginya tingkat penyebaran dan melonjaknya kasus tidak sebanding dengan kapasitas dan kapabilitas, utamanya fasilitas kesehatan yang telah disiapkan. Kondisi itu berpotensi meningkatkan jumlah korban dan diperkirakan akan mengalami lonjakan serius pada dua atau tiga minggu mendatang di bulan April 2020.

BACA JUGA:  Siapa Temanmu? Pertemanan dari Kacamata Islam

Kemudian melalui momentum Bulan Suci Ramadhan 1441 H tepatnya April 2020 dan selaras dengan tekad “Harapan Rakyat, Perjuangan Demokrat” serta sebagai tindak lanjut dari Instruksi Ketua Umum Nomor 01 tentang Gerakan Nasional “Demokrat Lawan Corona” dan Nomor 02 tentang Utamakan Keselamatan Diri saat melaksanakan kegiatan Gerakan Nasional “Demokrat Lawan Corona”, maka Ketua Umum Partai Demokrat memutuskan untuk melaksanakan kegiatan lanjutan dalam bentuk Gerakan Nasional Partai Demokrat Peduli dan Berbagi.

Peduli dan Berbagi dikumpulkan secara dana swadaya seluruh kader juga kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako), dengan target utama yatim piatu, kalangan fakir miskin, lansia, dan kelompok disabilitas, terutama yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah setempat.

Jika peduli berbagi dengan target diatas, maka pada september 2021 Demokrat kembali melakukan pengumpulan dana swadaya karena Demokrat pun tak luput perhatiannya pada pedagang kaki lima, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) termasuk masyarakat yang dapat didorong menjadi pelaku UMKM dalam bingkai Demokrat Bina UMKM.

Belum cukup sampai pada kesehatan dan ekonomi saja, namun pendidikan menjadi sektor yang pada akhirnya mendapatkan imbas besar dengan ditiadakannya kegiatan belajar mengajar tatap muka, menimbulkan permasalahan baru bagi para orang tua karena berlaku pembelajaran daring, maka koneksi internet adalah aktor utama. Maka Demokrat bahu membahu kadernya menyiapkan wifi gratis bagi warga kurang mampu.

Inilah bukti Sebagai salah satu kekuatan politik nasional, Partai Demokrat berpartisipasi dan berkontribusi dalam kehidupan bernegara dan pembangunan nasional, menuju terwujudnya Indonesia yang makin maju, makin damai, makin adil, makin sejahtera dan makin demokratis.

Cita-cita sejak berdiri dan Partai Demokrat resmi didaftarkan ke Departemen Kehakiman dan HAM RI pada tanggal 10 September 2001, hadir sebagai bintang bersinar tiga menunjukan kehadirannya sebagaimana wawasan tiga kesatuan yaitu nasionalis-religius, humanisme dan pluralisme.

BACA JUGA:  Akhlak kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, Manusia dan Lingkungan

Demokrat melayani masyarakat dengan memberikan pemikiran-pemikiran secara cepat menghadapi wabah yang melanda dunia, menyatakan perang semesta atau ‘total war’ untuk covid-19. Hal itu tentunya sebagaimana jejak sejarah di Indonesia a golden decade for Indonesia, demokrat memimpin Pada tahun 2004, 69,3 juta rakyat Indonesia mempercayakan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memimpin Indonesia.

Selama memimpin negeri, SBY berhasil mengantarkan Indonesia kepada kestabilan sosial-politik, ekonomi, dan pertahanan-keamanan. Diakhir pemerintahannya SBY mewariskan sistem demokrasi yang matang bagi bangsa Indonesia.

Catatan itu pula yang menjadi kekuatan besar bagi Demokrat, kekuatan dalam upaya menghadapi wabah, memiliki strategi nyata bukan hanya bertindak bagai ‘Orakel’. Orakel atau peramal adalah orang atau badan dianggap sebagai sumber prediksi nasihat atau kebijaksanaan kenabian atau untuk mengetahui masa depan yang belum terjadi, terinspirasi oleh para dewa. Dengan demikian itu adalah bentuk ramalan.

Enam butir rekomendasi partai Demokrat tertanda tangan ketua umum H.Agus Harimurti Yudhoyono, 20 Maret 2020, pada pemerintah sangat tepat dan kelasnya sebagai bintang bersinar, pada saat kondisi per 19 Maret 2020; teridentifikasi 309 pasien berstatus positif. Kini Per 19 Agustus 2021; sudah di angka 3.930.300 positif dan kasus meninggal mencapai 122.633 orang.

Demokrat peduli dan berbagi bukan hanya disebabkan wabah Covid-19 semata, ialah koalisi nyata bersama rakyat terus terjalin, kekuatan batin mengikat kepada rakyat karena berhasil memghimpun segenap warga negara untuk hidup berdampingan secara damai, saling menghormati antarsesama anak bangsa yang memiliki keanekaragaman suku, agama, ras, dan golongan.

Bukan Orakel tapi Demokrat, Demokrat juga bukan Orakel. Menginjak usia dua dekade membuat Demokrat memahami rakyat, mengajak bersama untuk bergandengan tangan, ‘Total War’ Lawan Corona. Indonesia kuat, bersama kita kuat bersama kita bangkit!

 

 

(Hendry Noesae)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *