16 Juli 2024

Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Peduli Pendidikan, Asian Agri Fasilitasi Material Pembangunan Ruang Kelas Madrasah

3 min read

JAMBIDAILY TEBO- Meski ditengah Pandemi saat ini, Asian Agri yang merupakan grup Royal Golden Eagle (RGE) tetap memberikan perhatian kepada masyarakat Desa Tuo Sumay Kabupaten Tebo.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Asian Agri memberikan bantuan berupa bantuan material pembangunan ruang kelas bagi Sekolah Madrasah Bukit Harapan agar murid-murid dapat belajar dengan nyaman.

“Pendidikan merupakan elemen terpenting dalam kemajuan sebuah bangsa, oleh karenanya perusahaan memiliki komitmen untuk dapat terus membantu masyarakat dalam hal pendidikan. Melalui kerjasama yang baik dengan pihak desa kami sepakat untuk memberikan bantuan berupa material pembangunan ruang kelas di Madrasah. Kita tahu bahwa Madrasah ini adalah tempat anak-anak menuntut ilmu oleh karenanya kami ingin memberikan ruang kelas yang nyaman bagi para murid agar dapat lebih fokus belajar,” ungkap Sahala Nahulae sebagai Manager Plasma PT. RAU-KLO mewakili Asian Agri.

“Kami mengharapkan bantuan ini bermanfaat dan dapat digunakan anak-anak warga dalam proses belajar-mengajar terutama pendidikan agama. Kami juga mengharapkan kerjasama yang baik warga, orangtua murid serta pihak desa untuk dapat menjaga fasilitas yang diberikan demi kemajuan pendidikan agama warga Desa Tuo Sumay,” tambahnya

Suwanto selaku Ketua Madrasah Bukit Harapan bersyukur mendapat perhatian dari Asian Agri – PT. RAU Group Kebun Bungo Tebo.

“Bantuan pembangunan fasilitas Madrasah ini bagi kami, akan mendorong terbentuknya akhlak anak-anak warga terutama pendidikan agama. Kami akan tetap menjaga fasilitas yang telah diberikan perusahaan serta menjalin hubungan yang baik antara warga dengan pihak perusahaan,” ucapnya.

Dia berharap, dibangun fasilitas di Madrasah ini akan menjadikan wadah untuk menyalurkan aktivitas anak-anak setelah selesai sekolah.

“Banyak anak-anak didik saat ini yang sangat kurang sekali dibekali ilmu agama. Inilah yang menjadi prioritas utama sehingga kita perlu membangun fasilitas ini lebih cepat, semoga bermanfaat besar,” akunya.

Sekilas Mengenai Asian Agri:

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta nasional terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979. Hingga kini Asian Agri mengelola 100.000 hektar kebun kelapa sawit dan mempekerjakan 25.000 orang.

Sebagai perintis program Pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans), Asian Agri telah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi yang mengelola 60.000 hektar kebun kelapa sawit, serta membina kemitraan dengan petani swadaya untuk membawa dampak positif terhadap kesejahteraan dan peningkatan ekonomi petani.

Dengan menerapkan kebijakan tanpa bakar dan praktik pengelolaan kebun secara berkelanjutan, Asian Agri membantu petani mitra unt uk meningkatkan produktivitas, hasil panen, kemamputelusuran rantai pasok, sekaligus mendukung mereka memperoleh sertifikasi. Pabrik Asian Agri menerapkan teknologi terbaik memanfaatkan energi hijau yang dihasilkan secara mandiri, dalam rangka meminimalisasi emisi gas rumah kaca.

Lebih dari 86% dari perkebunan inti Asian Agri di Provinsi Sumatera Utara, Riau & Jambi serta 100% perkebunan petani plasma di Provinsi Riau & Jambi telah bersertifikat RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) telah dicapai oleh seluruh kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaannya. Seluruh unit bisnis dalam naungan Asian Agri telah memperoleh sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).

Keberhasilan Asian Agri menjadi salah satu perusahaan produsen CPO terkemuka telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001. Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant – Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

37 − 33 =