18 April 2024

Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Tidak Semua Populer Namun Unik, Makanan Khas Jambi Ini Wajib Dicicipi dan Bikin Rindu

5 min read

JAMBIDAILY KULINER – Makanan khas Jambi ada beragam dan terkenal dengan cita rasa yang kuat dengan aroma yang menggugah selera.

Ada yang Belum Populer, Namun Makanan Khas Jambi Ini Wajib Dicicipi dan Bikin Rindu berikut dirangkum jambidaily.com dari laman orami.co.id (21/03/2024).

Masakan daerah ini menggunakan rempah-rempah yang banyak dan berkuah kental. Namun justru itulah yang membuat makanan Jambi banyak dicari orang, terutama mereka penyuka hidangan bercita rasa kuat.

Nah, kalau Moms dan keluarga berencana menyambangi provinsi yang terletak di pesisir timur bagian tengah Pulau Sumatera, jangan lupa untuk mencicipi makanan khasnya, ya!

Tempoyak Ikan Patin

Mungkin cukup familier dengan makanan khas Jambi satu ini.

Lantaran makanan ini cukup terkenal di daerah-daerah Sumatera yang berasal dari warisan leluhur Melayu.

Tempoyak adalah hasil fermentasi dari buah durian. Ya, Jambi memang salah satu daerah penghasil durian.

Di Jambi, ikan patin diolah dengan tempoyak yang dicampur rempah-rempah seperti kunyit, cabai merah, bawang putih dan bawang merah.

Cita rasanya segar dan nikmat, perpaduan antara rasa pedas, manis dan asam yang menyatu.

Gulai Talang

Meski tidak sepopuler makanan khas Jambi lainnya, hidangan gulai talang tidak kalah lezat, lho!

Hidangan ini berbahan utama daging bebek atau daging ayam.

Berbeda dengan sajian gulai lainnya, gulai talang tidak menggunakan santan dalam olahannya.

Bumbu-bumbunya pun cukup sederhana dan bisa ditemukan di dapur seperti bawang putih, bawang merah, cabai rawit hijau, kunyit, jahe, ketumbar dan garam.

Karena tanpa santan, kuahnya berwarna sedikit kuning kecokelatan. Cocok disantap bersama nasi putih hangat.

Rendang Cempedak

Rendang cempedak adalah salah satu makanan khas Jambi yang berasal dari Kabupaten Kerinci.

Daerah ini memang penghasil buah cempedak.

Kalau di Padang ada rendang sapi, di Jambi cempedak yang diolah menjadi rendang.

Bumbu yang digunakan hampir sama dengan rendang pada umumnya. Hanya saja, waktu memasaknya lebih singkat.

Beberapa keluarga di Jambi memasak rendang cempedak dengan kayu bakar karena rasanya lebih enak dan menghasilkan aroma khas.

Bisa jadi alternatif hidangan untuk Moms yang vegetarian atau tidak mengonsumsi rendang daging.

Soto Semurup

Soto semurup merupakan makanan khas Jambi yang mirip dengan sajian soto pada umumnya.

Bedanya adalah soto semurup berkuah kuning dan diberi irisan dendeng batokok atau daging kering pipih yang telah dibumbui, sepotong kentang goreng, dan mi putih sohun.

Kuah kuningnya terdiri campuran bumbu-bumbu berupa:

  • Bawang putih
  • Jahe
  • Lengkuas
  • Cuka
  • Kunyit
  • Kaldu daging sapi

Biasanya orang-orang Jambi menyantap soto semurup dengan emping goreng, potongan telur rebus, kecap manis, cabai, dan jeruk nipis.

Lakso Jambi

Lakso merupakan makanan warisan Melayu yang bisa ditemukan di Jambi dan beberapa daerah di Sumatera.

Lakso menyerupai mi yang dibuat dari tepung sagu.

Ada dua jenis lakso yang sering disantap orang Jambi, yaitu lakso kuah kunyit dan lakso goreng, yang dimasak seperti mi goreng.

Tekstur lakso yang tebal dan lembut, dipadukan dengan kuah berempah dan taburan bawang goreng sangat nikmat di lidah.

Martabak Kari Khas Jambi

Martabak kari sebenarnya merupakan hidangan India yang diolah sesuai dengan selera orang Indonesia.

Di Jambi, banyak orang menjual martabak kari, yang kadang disantap sebagai sarapan atau camilan sore.

Martabak kari khas Jambi diolah dari adonan tepung yang di dalamnya diisi dengan daging sapi, ayam ataupun kentang untuk vegetarian, lalu digoreng sampai crispy.

Kemudian disajikan dengan kuah kari yang gurih dan kaya rempah.

Sambal Kweni

Kalau penyuka sambal, coba cicipi sambal yang dibuat dari mangga kweni yang merupakan salah satu makanan khas Jambi.

Orang Jambi menggunakan mangga kweni karena memiliki aroma harum, rasa asam yang khas dan tekstur dagingnya lembut dan padat.

Mangga kweni diserut, lalu dicampur dengan cabai yang sudah diuleg bersama gula merah, kemudian diberi sedikit perasan jeruk nipis.

Sambal kweni paling cocok dijadikan sebagai pendamping santapan ikan bakar dan hidangan bakar-bakaran lainnya.

Gulai Terjun

Gulai Terjun adalah makanan khas Jambi selanjutnya, Moms.

Hidangan ini terbuat dari potongan daging, seperti daging sapi atau ayam, yang dimasak dalam kuah kental yang kaya rempah-rempah.

Bumbu-bumbu yang digunakan dalam Gulai Terjun mencakup kunyit, jahe, bawang, dan serai, memberikan hidangan ini cita rasa yang khas dan sedap.

Hal yang membedakan Gulai Terjun adalah penggunaan santan kelapa yang membuat kuahnya lezat dan gurih.

Hidangan ini biasanya disajikan dengan nasi putih dan sering dihidangkan dalam acara-acara istimewa atau perayaan di Jambi.

Rambutan Goreng

Kalau biasanya buah pisang dan nangka yang diolah menjadi hidangan keripik goreng, di Jambi banyak ditemui sajian rambutan goreng untuk dijadikan sebagai camilan dan oleh-oleh.

Buah rambutan dikupas lalu dikeringkan. Setelah benar-benar kering barulah dibaluri dengan aneka bumbu seperti tepung terigu, garam, gula dan vanili.

Lalu digoreng dalam minyak panas hingga warnanya cokelat keemasan.

Kue Gandus

Kue gandus, makanan khas Jambi, memiliki cita rasa yang gurih dan menggugah selera.

Keunikan rasa ini berasal dari taburan daging, bawang, dan cabai yang melimpah di atasnya.

Gabungan bumbu dan rempah-rempah pada kue gandus menciptakan harmoni cita rasa yang mengundang selera untuk mencicipinya.

Kue gandus memiliki cita rasa yang khas dan menjadi salah satu camilan favorit di Sumatera.

Kue ini sering dihidangkan dalam acara khusus, seperti acara adat, perayaan keagamaan, atau saat berkumpul bersama keluarga dan teman-teman.

Kelezatan kue gandus telah menjadi bagian penting dari kuliner Sumatera.

Secara tak sadar, ini mengingatkan kita akan kekayaan budaya dan tradisi khas daerah Sumatera yang lezat dan unik.

Kue Putri Kandis

Kue putri kandis merupakan makanan khas Jambi dengan bentuk kue basah.

Kue ini memiliki ciri khas yang menonjol dengan kombinasi warna hijau, cokelat, dan kuning yang memukau, serta bentuknya yang berlapis-lapis.

Kue putri kandis memiliki peranan penting dalam budaya Jambi, dan sering kali dihidangkan dalam berbagai perayaan adat dan momen istimewa.

Ketika perayaan adat Jambi tiba, kue ini menjadi hidangan yang tidak boleh terlewatkan.

Hal ini karena memberikan nuansa tradisional yang khas dan menggugah selera bagi setiap orang yang mencicipinya.

Keunikan rasa dan penampilan visualnya menjadikan ini sebagai simbol kekayaan kuliner dan budaya daerah Sumatera yang patut diapresiasi dan dilestarikan.

Itulah beberapa, dan masih ada lagi bisa dilihat dilaman orami.co.id  (*/Edit:HN)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 5 = 2