16 Juli 2024

Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

KLB Unjuk Rasa Masalah Lingkungan ke Pertamina Lapangan Kenali Asam

3 min read

JAMBIDAILY PERISTIWA – Oganisasi Masyarakat KONCO LAMO BERSATU (KLB) lakukan Unjuk Rasa damai di Pertamina Lapangan Kenali Asam. Mengapa melakukan unjuk rasa?

M. Nasir Ketua KLB mengatakan merasa kesal dan tidak dihargai oleh Pihak Pertamina. Ormas KLB berbadan hukum keberadaannya sudah diakui oleh pemerintah.

“Sudah sebanyak empat kali berkirim surat ke Pertamina, namun tidak ada jawaban sama sekali,” ungkap M. Nasir.

Lanjut M. Nasir, aspirasi yang dibawa adalah suara dari masyarakat Kenali Asam. Karena tidak ada tidak ada niat baik dari FM Pertamina, hari ini KLB melaksanakan unjuk rasa damai.

“Tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan khususnya di Kenali Asam. Seandainya ada tanggapan dari Pertamina KLB tidak akan melaksanakan unjuk rasa,” pungkas M. Nasir.

Syamsul Bakhri selaku Sekretaris KLB menyampaikan orasi KLB kepada kepada Field Manager (FM) PT PERTAMINA Field Jambi di Kenali Asam sebagai berikut:

1. Keberadaan komplek Pertamina di Kenali Asam Atas, sebagian besar bangunan dan drainase yang tidak diurus, apalagi bagian belakang sudah semak belukar sehingga terjadi kerusakan dilingkungan dan keamanan bagi warga yang berdomisili di belakang komplek. Juga ditemukan warga, Bong alat pengisap Sabu diperumahan kosong Petamina, sehingga menjadi tempat strategis bagi pecandu narkoba di Kenali Asam Atas.

2. Pengerjaan rehab jalan hanya sebagian kecil, namun menutup hampir sebagian besar akses jalan, akibatnya masyarakat jalan harus berputar-putar ketempat mereka beraktifitas mengakibatkan masyarakat terganggu. Seharusnya ada pemberitahuan, dan batas waktu pengerjaaan, dan pengerjaannya bisa sebelah-sebelah, sehingga jalan bisa dilalui masyarakat. Karena sudah dikerjakan sebulan lebih tapi tak kunjung selesai.

3. Akses jalan menuju ke SD YKPP PERTAMINA yang berlubang serta berdebu, sehingga orang tua yang akan antar jemput anaknya tidak nyaman.

4. Pengerjaan Proyek di Pertamina khususnya rehab rumah dan pembuatan pagar tidak mencantumkan papan anggaran. Seharusnya ditampilkan, biaya anggaran, pelaksana proyek, lamanya waktu pengerjaan.

5. Seleksi penerimaan tenaga kontrak maupun penerimaan pegawai dilingkungan Pertamina DIDUGA hanya untuk orang dalam. Karena ada yang tidak melalului tes dan tidak transparan dan profesioanal. Warga sekitar juga butuh kerja untuk kelangsungan hidup dan tidak menjadi penonton di kampungnya sendiri. Hal ini dapat menimbulkan kecemburuan sosial bagi warga sekitar Kenali Asam Atas.

6. KLB sudah sebanyak 4 (empat) kali melayangkan surat ke pihak Field Manager (FM) PT PERTAMINA Lapangan Jambi di Kenali Asam untuk bersilaturahmi serta membicarakan permasalahan yang dikeluhkan di Kenali Asam Atas. Dengan maksud tujuan mencari solusi terbaik terhadap permasalahan di tanah tumpah darah kelahirannyai. Namun tidak ada jawaban dari FM Pertamina.

Hari ini Senin, 24 Juni 2024, dengan berat hati dan terpaksa KLB melakukan unjuk rasa agar pihak Pertamina merealisasikan tuntuntan serta merealisasikan masalah di atas. Apabila tuntutan ini tidak diindahkan dalam waktu 14 (empat belas) hari KLB akan mengadakan demo lagi.

Selesai KLB menyampaikan aspirasinya, pihak Pertamina menerima KLB untuk melakukan mediasi. KLB ingin bertemu dengan FM Pertamina, menurut Humas Pertamina FM sedang tugas luar diwakilkan oleh Pjs. FM.

Diruangan HSE ditunggu sekitar setengah jam, ternyata Pjs. FM dengan alasan ini itu tidak berada di tempat. Kemudian KLB meminta berita acara agar diterima tuntutan KLB secara formil. Dengan catatan jika dalam batas tuntutan tidak ditanggapi KLB akan melakukan unjuk rasa lagi.

Yuswir selaku Koordinator lapangan unjuk rasa mengatakan, banyak masyarakat yang mau ikut unjuk rasa. “Masyarakat mau ikut unjuk rasa, namun kami tahan dulu jangan ikut. Jika tuntutan kami tidak direalisasikan dalam waktu 14 hari kami akan membawa massa lebih banyak lagi,” kata Yuswir. (SB)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 4 = 13