banner 120x600
banner 120x600
EKBIS

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 48 Sekolah di Medan Sumut, Anggaran Rp 47 Miliar

×

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 48 Sekolah di Medan Sumut, Anggaran Rp 47 Miliar

Sebarkan artikel ini

JAMBIDAILY.COM— Pemerintah memperkuat komitmen peningkatan kualitas pendidikan melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025.

Hal itu ditandai dengan peresmian sekolah penerima bantuan revitalisasi di Kota Medan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Minggu (4/1/2026), yang menjadi bagian dari agenda prioritas nasional pembangunan sumber daya manusia unggul.

Dalam arahannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan strategi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang aman, layak, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Program ini sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden, yakni pembangunan manusia Indonesia yang berkualitas melalui pendidikan bermutu.

“Secara nasional, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun untuk mendukung revitalisasi dan pembangunan 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Hingga akhir 2025, lebih dari 85 persen pekerjaan telah rampung dan mulai dirasakan manfaatnya oleh peserta didik,” ujar Abdul Mu’ti, dilansir dari infopublik.id.

Khusus Provinsi Sumatra Utara, program revitalisasi mencakup 897 satuan pendidikan dengan total anggaran sekitar Rp852,49 miliar. Dari jumlah tersebut, 349 sekolah telah selesai 100 persen, sementara sisanya berada pada tahap penyelesaian akhir dan ditargetkan tuntas pada awal 2026.

Untuk Kota Medan, pemerintah menetapkan 48 satuan pendidikan sebagai penerima bantuan revitalisasi tahun 2025, terdiri atas jenjang PAUD hingga SMK dan SLB. Total nilai pembangunan mencapai Rp47,4 miliar, dengan progres penyelesaian mencapai 94 persen, dan sebagian besar sekolah telah siap digunakan untuk pembelajaran semester berjalan.

Selain revitalisasi fisik, pemerintah juga mendorong digitalisasi pembelajaran melalui penyaluran Interactive Flat Panel (IFP). Di Sumatra Utara, sebanyak 17.073 papan interaktif digital telah didistribusikan ke sekolah-sekolah, sementara di Kota Medan tercatat 2.047 unit telah diterima dan digunakan untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi.

Mendikdasmen menambahkan, pemerintah memberikan perhatian khusus bagi sekolah-sekolah terdampak bencana hidrometeorologi. Kementerian telah menerbitkan kebijakan pembelajaran adaptif, termasuk fleksibilitas kurikulum dan asesmen, agar proses belajar mengajar tetap berlangsung meski sarana prasarana belum sepenuhnya pulih.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatra Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu dari lima program prioritas Pemerintah Provinsi Sumatra Utara. Ia menegaskan kesiapan daerah dalam memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, termasuk di wilayah terdampak banjir dan longsor.

Ke depan, pemerintah pusat memastikan program revitalisasi akan terus diperluas. Pada 2026, revitalisasi direncanakan menyasar sedikitnya 71.000 satuan pendidikan secara nasional, seiring komitmen Presiden dalam mempercepat pemerataan akses dan mutu pendidikan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. ***

ifp.id/pasha Yudha Ernowo

Tinggalkan Balasan