banner 120x600
banner 120x600
EKBIS

SEMINAR NASIONAL FEBI UIN STS JAMBI INOVASI DAN EDUKASI EKONOMI ISLAM DI ERA DIGITAL DALAM MEWUJUDKAN GENERASI YANG UNGGUL SEJAHTERA BAHAGIA DAN MANTAP

×

SEMINAR NASIONAL FEBI UIN STS JAMBI INOVASI DAN EDUKASI EKONOMI ISLAM DI ERA DIGITAL DALAM MEWUJUDKAN GENERASI YANG UNGGUL SEJAHTERA BAHAGIA DAN MANTAP

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

JAMBIDAILY.COM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Seminar Nasional bertema “Inovasi dan Edukasi Ekonomi Islam di Era Digital Dalam Mewujudkan Generasi yang Unggul, Sejahtera, Bahagia dan Mantap.” Forum ilmiah ini menjadi wadah strategis untuk membahas transformasi ekonomi Islam di tengah perkembangan teknologi digital.

Seminar menghadirkan narasumber nasional, yakni Assoc. Prof. Sutan Emir Hidayat, Ph.D. (Sekjen IAEI Pusat sekaligus Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS), Tedy Arief Budiman (Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jambi), serta Triyono Raharjo (Deputi Direktur Otoritas Jasa Keuangan).

Diskusi dipandu oleh moderator Dr. Rafiqi, M.A. wakil Ketua IAEI DPW Provinsi Jambi.

Pemaparan Narasumber
Assoc. Prof. Sutan Emir Hidayat, Ph.D. menekankan bahwa ekonomi Islam tidak boleh berhenti sebagai konsep normatif, melainkan harus tampil sebagai solusi konkret, adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi masa depan. Ia menyoroti potensi besar Jambi dalam pengembangan industri halal, kewirausahaan berbasis syariah, digitalisasi UMKM, serta penguatan zakat dan wakaf produktif.

“Jambi memiliki modal besar untuk mengambil peran tersebut. Kekuatan sektor pertanian dan perkebunan, berkembangnya UMKM daerah, keberadaan pesantren dan perguruan tinggi, serta dominasi penduduk usia produktif merupakan pondasi penting untuk membangun ekosistem ekonomi syariah yang terintegrasi dan berkelanjutan. Agenda ini bukan sekadar program sektoral, tetapi bagian dari strategi pembangunan daerah menuju 2045. Ketika ekonomi syariah tumbuh, UMKM naik kelas, industri halal berkembang, dan generasi muda memanfaatkan teknologi digital secara produktif, maka kita berkontribusi langsung terhadap visi RPJPD Jambi dan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan arahan Ketua Umum IAEI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, tentang tiga agenda besar IAEI ke depan: transformasi fikih ekonomi agar lebih kontekstual, penguatan sektor riil dan pemberdayaan ekonomi umat, serta integrasi ilmu dengan adab dan akhlak.

Tedy Arief Budiman dari Bank Indonesia Wilayah Jambi memperkenalkan konsep HAMSAS (Halal, Aman, Sehat, dan Selamat) sebagai nilai tambah dalam ekosistem halal.

“Ekonomi syariah tidak hanya dipahami sebagai sesuai syariat, tetapi juga harus memberikan manfaat luas kepada masyarakat. Produk halal harus aman dikonsumsi, sehat bagi kualitas hidup, dan selamat dalam arti membawa kemaslahatan. Konsep ini menjadi landasan dalam pengembangan industri halal, halal value chain, serta UMKM berbasis syariah,” jelasnya.

Triyono Raharjo dari OJK menegaskan pentingnya inovasi dan edukasi dalam memperkuat posisi keuangan syariah sebagai arus utama (mainstreaming) sekaligus memperdalam pasar keuangan nasional (financial deepening). “OJK mendorong penguatan struktur industri melalui perbankan syariah, akselerasi digitalisasi layanan, inovasi dan diversifikasi produk, serta penguatan ekosistem UMKM syariah. Visi kami adalah menjadikan keuangan syariah sebagai bagian integral dari sistem keuangan nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” paparnya.

Seminar diikuti oleh pengurus IAEI DPW Provinsi Jambi, mahasiswa UIN STS Jambi, Universitas Jambi, Universitas Muhammadiyah Jambi, serta berbagai perguruan tinggi lainnya. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mencerminkan semangat generasi muda dalam memahami dan mengembangkan ekonomi syariah.
Acara ditutup dengan penyerahan plakat dan cenderamata oleh Dekan FEBI UIN STS Jambi, Dr. Rafidah, S.E., M.E.I., CCIB, yang juga Ketua Terpilih IAEI Provinsi Jambi.

Kehadiran tokoh nasional, regulator, dan praktisi menegaskan bahwa IAEI Jambi siap bergerak dengan aksi nyata, memperkuat literasi ekonomi Islam, dan membangun ekosistem syariah yang unggul, sejahtera, bahagia, dan mantap.

(Yuliana, Jambi Daily)

Tinggalkan Balasan