30 Mei 2024

Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Masjid An-Nur Bagan Pete Adakan Pelatihan Fardu Kifayah

2 min read

JAMBIDAILY PERISTIWA – Bertempat di Masjid An-Nur Lorong Suka Jaya Kelurahan Bagan Pete Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi diadakan pelatihan Fardu Kifayah. Pelatihan diadakan sesudah Isya yakni, tanggal 29 dan 5 Februari 2022.

Menurut Ketua Masjid An-Nur Sujono, S.Pd.,M.Pd. yang melatarbelakangi kegiatan pelatihan ini yakni, semakin banyak jumlah penduduk dilingkungan Masjid An-Nur sedangkan selama ini ketika ada warga yang meninggal dunia kita harus menunggu petugas untuk memandikan jenazah dari tempat lain.

“Kedepannya, setelah pelatihan fardu kifayah ini jika ada warga dari 3 RT yang meninggal dunia, kita dapat melakukan sendiri. Tidak perlu meunggu lagi dari dari luar,” kata Sujono.

Menurut Ketua Bidang Dakwah Masjid An-Nur, kegiatan ini diikuti utusan dari RT26, RT 39, dan RT 41 Kelurahan Bagan Pete.

“Alhamdulillah peserta yang ditunjuk mengikuti pelatihan dengan antusias,” ujar Munazir
Pelatihan fardu kifayah meliputi memandikan jenazah, mengkafani, menyalatkan, dan menguburkannya.

Pada pertemuan malam pertama 29 Januari pelatihan teori sedangkan malam kedua 5 Februari secara praktik.

“Narasumber pelatihan berasal dari Praktik Penyuluh Lapangan (PPL) Kemenag Kota Baru Kota Jambi. Pihak Masjid mendatangkan orang yang kompeten di Bidangnya,” pungkas Munazir.

H. Muhammadiyah yang merupakan narasumber pelatihan mengatakan, rangkaian fardu kifayah memandikan jenazah, mengafani, menyalatkan, hingga menguburkan.

“Untuk memandikan jenazah perlu ada keberanian dari petugas. Diharapkan juga, pihak keluarga ikut serta. Petugas hendaknya dapat memegang rahasia jenazah. Kemudian untuk panduannya, kami memberikan diktat tata cara fardu kifayah untuk dipelajari,” jelas Muhammadiyah.

Jhon Hendri salah seorang peserta yang jadi sampel dimandikan dan dikafani mengatakan, melalui pelatihan fardu kifayah menambah ilmu pengetahuan bagi peserta karena bukan hanya teori tapi praktikpun diberikan.

“Untuk kepentingan orang banyak khususnya Masjid An-Nur dan peserta pelatihan, saya rela dijadikan sampelnya. Karena kalau menggunakan patung kurang pas ,” jelas Jhon Hendri yang juga pengurus fardu kifayah Masjid An-Nur.

Diakhir acara pelatihan ini Imam Masjid An-Nur Drs.H. Baizar Burhan berharap mari kita secara bersama-sama jika ada warga kita yang meninggal dunia kita bertakziah ke rumah duka.

“Kalau tidak berhalangan penting, kita datangi rumah duka, menyalatkan jenazah, dan mengantar ke kubur,” tutup H. Baizar Burhan. (SB)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + = 9