24 Juni 2024

Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Kerinci dan Sungai Penuh Terendam Banjir, Warga Dirantau Ikut Khawatir

2 min read

JAMBIDAILY KERINCI– Intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh di penghujung tahun 2023 telah mengakibatkan meluapnya air sungai Batang Marao yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Dari informasi yang di peroleh daerah yang terkena banjir umumnya daerah yang dekat dengan sungai Batang Marao yaitu kecamatan siulak, siulak mukai, Air Hangat, Depati Tujuh, dan juga beberapa kecamatan di Kota Sungai Penuh di antaranya Kecamatan Koto baru, Hanparan Rawanng, Sungai Penuh, Tanah Kampung dan Kumun Debai.

Dihari ke 3 banjir semakin meluas yang mengakibatkan terendamnya perumahan penduduk dan area persawahan seperti di Kecamatan Hanparan Rawang, dan Tanah Kampung warga terpaksa mengungsi.

banjir kerinci 2
Kondisi titik banjir di Kerinci sungai penuh : ft: Sukatri

Pantauan dilapangan hari ini, Senin 01 Januari 2024 jalan Debai- Tanjung Pauh, terlihat Ratusan kendaraan hingga 1 kilometer antri melintasi jalan yang terendam banjir.
Motor yang nekat melintasi banjir pun mogok, karena ketinggian air mencapai 1 Meter.

“Banjir sudah makin parah di kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh, jalan pun dak bisa dilewati lagi. Ini termasuk banjir yang paling parah,”ungkap salah seorang warga.

Bahkan ada warga Sungai Penuh yang yang terperangkap didalam rumah, karena ketinggian air. Sehingga membutuhkan evakuasi cepat.

Informasi diperoleh ada 5 orang warga Sungai Penuh yang berada di Cafe Elegan dekat Tanah Kampung terperangkap tak bisa keluar. Mereka terjebak banjir dan sekarang sudah di bantu evakuasi dari anggota polres Kerinci.

Salah seorang warga Kerinci yang sudah menetap di Kota Jambi, Septimen Lothfi, mengaku khawatir dengan kondisi banjir saat ini di wilayah kelahirannya.

“Saya khawatir dengan keluarga disana. Air sudah mencapai 1 meter. Semoga pihak terkait cepat mengambil langkah-langkah membantu warga yang terdampak”ungkap wartawan senior ini melalui WAG Hantu Rimba.

“Mohon doa untuk keluarga di Kerinci dan sungai penuh. Banjir makin parah’ ungkapnya cemas ***

 

Sukatri

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 6 = 3