JAMBIDAILY PERISTIWA – Sabtu pagi (31/12/2022) tepat pukul 07.00 pagi, H. Sujono memimpin doa di gapura SD YKPP Kenali Asam tanda dimulai rangkaian kegiatan Temu Kangen “Konco Lamo”.
Acara dimulai dengan jalan santai. Pelepasannya oleh Posma Butar-Butar pensiunan guru SD Pertamina beberapa puluh tahun lalu.
Adapun rute jalan santai dari SD menuju tangsi 12, terus ke gedung bioskop Mutiara, kembali ke SD. Sambil melepas kangen jalan yang dilalui, sebagian besar peserta berselfi ria dengan teman “Konco Lamo” karena mereka sudah 10, 20, 30 tahun tidak berjumpa, bahkan lebih dari itu.
Usai jalan, peserta disuguhi dengan sarapan pagi bubur kacang hijau campur ketan hitam. Tampak peserta saling bercengkrama satu dengan lain serta mengingat-ingat kejadian tempo dulu yang dialaminya.
M. Nasir Adek Ketua Pelaksana kegiatan “Konco Lamo” dalam sambutannya mengatakan, latar belakang kegiatan yang dilaksanakan rindu dengan kampung Kenali Asam, karena mereka saat ini berdomisili di berbagai daerah tanah air.
“Melalui grup WA “Konco Lamo” yang terbentuk beberapa bulan lalu saling berkomunikasi satu dengan lain. akhirnya tercetuslah untuk kumpul bersama. Alhamdulillah, acara bisa terlaksana hari ini. Semoga kegiatan ini sebagai momentum untuk kebersamaan. Untuk laporan kegiatan nanti akan disampaikan melalui WA grup,” kata M. Nasir Adek.
Lanjutnya, terimakasih kepada penggagas sekaligus penasehat “Konco Lamo” bang H. Deni, bang Nasir, bang Samsul, bang Saharuddin, bang Junaidi, bang Elvia Amril, dan bang Bastian telah memberikan masukan. Kemudian seluruh panitia kegiatan Hendra, Bang Taufik, Bu Lina, Bu Titik, Bu Titik, bang Agung dan panitia lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
“Telah memberikan sumbangan moril dan materil serta wejangan kepada panitia pelaksana sehingga terwujudnya kegiatan ini, mudah-mudahan kedepannya dapat dilaksanakan lebih baik lagi. Serta peserta kegitan “Konco Lamo”,” ucap Nasir Adek.
Tambahnya, ucapan terima kasih kepada abang-abang dan adik-adik telah melangkahkan kaki jauh dari negeri sana sehingga dapat mensukseskan acara ini.
“Terima kasih bang Lubis sudah membawa Kaos dari Jakarta, bang Andi, bang Iwan, Uni Evita, dan lain tidak dapat disebutkan satu persatu. Hari ini mengingat kenangan masa lalu,” pungkas Nasir Adek.
Sementara itu Nasir Hamid sebagai salah seorang penggagas mengatakan, merupakan hal yang luar biasa dapat melaksanakan kegiatan yang bersejarah bagi anak-anak Kenali Asam.
“Disini merupakan tempat bersejarah dan hari ini kita mengukir sejarah untuk dapat berkumpul kembali karena sudah lama tak bertemu,” ujar Nasir Hamid.
Selanjutnya Nasir Hamid memanggil satu persatu untuk guru-guru menaiki pentas yakni Pak Posma Butar-Butar, Pak Sejadi, Ibu Murni, Pak Rahman (Kepala SD YKPP), Panitia kegiatan, dan Ibu Rosma menyempatkan hadir meski memakai kursi roda. Kemudian orang-orang hebat ini menyampaikan kesan dan pesan.
Untuk kata sambutan dari Yunior disampaikan oleh Junaidi dan Senior disampaikan oleh Bastian yang inti pidatonya sama. Yakni, orang Kenali Asam bersaudara meskipun tidak sedarah karena sebagian besar sudah saling kenal mengenal satu dengan yang lain sejak kecil. Meski usia jauh berbeda dan jarang berjumpa, akhirnya tahu siapa mereka, sebutkan saja nama orang tua atau nama kakak dan adik.
Lanjutnya “Konco Lamo” merupakan grup untuk seluruh dan mantan orang Kenali Asam bukan hanya dari Alumni SD Pertamina dan Anak Pensiunan Pertamina. Seperti hari ini, kita menyatu dari berbagai SD serta berbagai profesi orang tua kita dulu.
Rahman Kepala SD YKPP Kenali Asam dalam sambutannya mengatakan, Alhamdulillah anak didik sudah penuh sedangkan biaya operasional sekolah dari uang SPP. Kekurangannya kantor untuk majelis masih belum ada.
“Mudah-mudahan ada bantuan dari salah seorang alumni untuk membuat ruang majelis guru ketika pertemuan beberapa waktu lalu. Mungkin saja ada tergerak hati dari alumni lainnya untuk bergotong royong membangunnya,” pungkas Rahman.
Berikut tanggapan dari grup “Konco Lamo” dari kegiatan yang dilaksanakan:
Sejadi Mantan Kepala SMP YKPP Kenali Asam mengatakan, Kepala SD YKPP harus membuka diri untuk kegiatan yang dilaksanakan “Konco Lamo”.
“Dipersilakan saja, sekolah ini sebagai tempat pertemuan “Konco Lamo”, mudah-mudahan kendala yang dihadapi sekolah ada solusinya dari mereka,” tutur Sejadi.
Prof. Elita Rahmi mengatakan, kegiatan yang luar biasa sehingga dapat bertemu dengan “Konco Lamo” ini merupakan momen bersejarah bergabungnya seluruh orang Kenali Asam dulu.
“Selamat dan sukses atas kegitan ini. Ini merupakan momen bersejarah bagi kita, semoga kumpul-kumpul orang Kenali Asam akan memberi manfaat buat generasi kita kedepannya” kata Elita Rahmi.
Devi Jaka mengatakan, kegiatan “Konco Lamo” berlangsung sukses. Semoga berlanjut terus.
“Semoga kegiatan ini tidak dirusak dengan segelintir orang untuk kepentingan politik tertentu,” harap Devi. (SB)
Di Puncak jelutung ado simpang limo
Disitu ado tempat sarapan pagi
Ado Grup bernamo Konco Lamo
Tempat orang kenali asam silaturahmi














