26/05/2022

Jambi Daily

Media Online Publik Aksara Propinsi Jambi

Bangkit Dimasa Pandemi

2 min read

JAMBIDAILY BUNGO – Setahun lebih, tepatnya 18 bulan lamanya pandemi di Indonesia belum berakhir. Meski akhir-akhir ini, virus corona sudah mulai menurun cukup drastis, namun tak bisa dipungkiri, pandemi masih terasa dampaknya. Meski begitu, banyak masyarakat yang memutar otak dan berkreasi untuk ekonomi lebih baik dimasa pandemi.

Pandemi covid -19 tidak membuat warga di Kampung Baru Senamat, Dusun Senamat, Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi, tidak berkeluh kesah atau putus asa akibat wabah pandemi. Seperti diceritakan oleh Susiati, warga Kampung Baru Senamat, ia bersama keluarga memang sudah lama beternak kambing. Meski masih dalam masa pandemi tetap semangat beternak kambing.

“Setiap hari kami tetap semangat untuk memelihara ternak kambing. Karena ini juga sudah banyak mebantu kebutuhan keluarga. Seperti hari besar islam warga banyak yang pesan,” ujar Susiati, Senin (04/10).

Dikatakan, meski hanya sedikit ternak kambing yang ditekuni setidaknya sudah bisa membantu kebutuhan keluarga. Sebagai petani karet, tentu beternak ini juga menjadi penghasilan tambahan.

“Awalnya cuma tiga ekor kambing yang dipelihara, lama kelamaan berkembang biak seperti sekarang. Untuk modal tidak terlalu mahal, hanya saja yang harus kita siapkan kandangnya,” katanya.

Bahkan kata Susiati, kambing ternak ini tidak pernah dilepas karena memang dpelihara di dalam kandang khusus untuk kambing. Setiap hari memberi makan agar kambing tetap sehat.

“Pernah sampai 15 ekor dari hasil ternak kambing kita, tapi tidak menunggu lama ada saja orang yang beli, baik untuk kurban dan acara lainnya,” katanya.

Dimasa pandemi seperti sekarang ini, beternak kambing sangat membantu perekonomian keluarga. Beternak kambing juga tak bersentuhan langsung dengan keramaian yang bisa mengakibatkan tertular virus covid-19.

BACA JUGA:  Provinsi Jambi Zona Merah Corona

“Memelihara kambing tidak secara langsung bersentuhan dengan orang lain. Kita hanya mencari rumput tidak bertemu orang lain. Meski begitu kita tetap mematuhi protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah memakai masker, mencuci tangan dan lain sebagainya,” jelas Susiati.

Bangkit diera pandemi juga menjadi salah satu yang dengungkan oleh Satgas covid Kabupaten Bungo. Ketua Satgas Kabupaten Bungo, Tobroni, sangat mengapresiasi masyarakat yang tetap kreatif dalam bekerja maupun berusaha.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap kreatif dimasa pendemi seperti saat ini. Tentu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjahui kerumunan,” ujar Tobroni.

Pandemi tak serta merta menutup jalan untuk berusaha. Jika mempunyai niat yang kuat pasti akan ada jalan untuk bangkit dimasa pandemi.

(Budi Prasetyo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :